Olahraga Harus Jadi Gaya Hidup

  • 16 Agt 2025 21:40 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Beno Karibera, pemerhati olahraga, menegaskan bahwa aktivitas fisik perlu diposisikan sebagai gaya hidup, bukan sekadar hobi musiman. Beno menyampaikan, komitmen harian meski hanya 20–30 menit gerak lebih berdampak dibanding latihan berat yang jarang dilakukan.

Ia menyoroti meningkatnya ketergantungan pada gawai yang membuat banyak orang “duduk lebih lama, bergerak lebih sedikit”. Kebiasaan makan sambil menatap layar dan berselancar di media sosial memicu pola hidup tidak aktif yang berujung pada kenaikan berat badan.

Beno mengingatkan, olahraga bukan hanya soal penampilan, tetapi investasi kesehatan jangka panjang. “Kalau tubuh sehat, produktivitas kerja naik, biaya kesehatan turun, kualitas hidup membaik,” ujarnya kepada RRI, baru-baru ini

Ia mendorong warga memilih aktivitas sederhana seperti jalan cepat, bersepeda, atau senam ringan di rumah. Menurutnya, kunci keberlanjutan adalah membuat olahraga terasa dekat dengan jadwal tetap, target realistis, dan komunitas pendamping.

"Cari teman latihan atau komunitas lingkungan. Dukungan sosial membuat kita konsisten,” kata Beno. Ia juga meminta keluarga dan institusi ikut memberi teladan.

Orang tua, sekolah, dan kantor bisa menata ulang kebiasaan. Mulai dari jam bebas gawai, kelas olahraga yang menyenangkan hingga program senam pagi.

“Ketika ekosistemnya mendukung, olahraga menjadi refleks harian, bukan beban,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....