Pergeseran Minat Pembaca, Tantangan bagi Penulis Asal Atambua

  • 26 Apr 2025 22:15 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Menciptakan sebuah karya tulis yang rampung menjadi buku cerita atau novel selain bangga memberi kepuasan tersendiri. Meski penerbitan buku fisik sudah dianggap tradisional, namun tetap memiliki pasar dan masih relevan di zaman sekarang.

Penulis buku asal Atambua, Febiana Molo atau An Molo mengatakan, kini tantangan bagi penulis adalah pergeseran minat pembaca. Dulunya karya tulis dipasarkan dalam bentuk buku atau novel, kini mulai beralih ke media digital yang lebih kompleks.

“Jujur saya sempat mengalami penipuan dari penerbit nakal yang menawarkan kerja sama untuk penerbitan sekaligus pemasarannya. Saat itu saya belum tahu cara mengamankan hak cipta juga mekanisme kerja sama yang sebenarnya,” ucap An penuh penyesalan.

Ia mengaku kegagalan tersebut menjadi pelajaran berarti bukan hanya bagi dirinya tapi juga penulis lain untuk lebih berhati-hati. An Molo mengungkapkan sebuah karya tulis yang dihasilkannnya.

Sebuah karya bergenre romance yang berhasil dirampungkan berjudul “The Dark” karya yang terinspirasi dari kisah pengalaman pribadinya sendiri. “Ada banyak karya yang terkendala karena ketidaktahuan penulis harus menempuh jalur atau langkah apa untuk penerbitannya," katanya kepada RRI, pekan lalu.

"Saya dulunya tidak tahu bahwasanya bisa menghasilkan keuntungan dari karya tulisan ini, rasanya cukup puas karya saya bisa dibaca banyak orang dan ada nama saya di situ,” ujar An Molo dengan ekspresi senang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....