Ada Cerita Di Balik Lagu Lawas

  • 31 Jan 2025 09:02 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Sampai saat ini, masih banyak orang yang lebih senang mendengarkan lagu-lagu lawas. Terbukti, banyak musisi tanah air yang mendaur ulang lagu lama menjadi kekinian sehingga disukai oleh generasi muda. Namun, pernahkah terlintas di benak kita, apakah ada cerita di balik lagu lawas sehingga tak lekang oleh waktu?

Seperti dikutip dari cnnindonesia.com, ada alasan psikologis mengapa seiring bertambahnya usia, kita tidak terlalu suka musik dan lagu baru. Kita malah lebih memilih lagu-lagu lawas era 80 dan 90-an bahkan era 70-an. Musik membuat orang merasakan emosi yang kuat. Hubungan jangka panjang pada lagu, album dan artis yang menemani perjalanan hidup kita terutama masa remaja pasti akan dikenang.

Lagu-lagu yang sering didengarkan saat muda, akan melekat pada diri seiring bertambahnya usia. Orang lebih cenderung mendengarkan lagu-lagu lawas daripada lagu baru yang hit. Musik yang familiar akan terasa lebih nikmat untuk didengarkan.

Ketertarikan pada musik dimulai pada usia 13 atau 14 tahun. Usia dimana seseorang sedang membentuk karakter pribadinya, mencari jati dirinya. Saat inilah, seseorang akan mencari berbagai hal sesuai yang diinginkannya termasuk musik atau lagu.

Seiring bertambahnya usia seseorang, kecenderungan untuk mendengarkan lagu baru mulai berkurang, terutama berusia di atas 30 tahun. Pada usia ini, pekerjaan dan kewajiban terhadap keluarga meningkat. Hanya ada sedikit waktu untuk menyukai dan menemukan musik baru.

Faktor kedekatan emosional seseorang dengan lirik pada lagu lawas, membuat mereka enggan untuk "beranjak" pada lagu-lagu kekinian. Dan karena itulah, seseorang akan mendengarkan lagu-lagu favorit lama yang sudah dikenal disaat ia memiliki waktu luang.

Bagaimana dengan Anda, adakah cerita tersendiri pada lagu lawas yang anda suka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....