Memutus Stereotip Domestik demi Harmoni

  • 01 Feb 2026 08:41 WIB
  •  Atambua

RRRI.CO.ID, Atambua - Pembagian peran gender di rumah kini mulai bergeser dari pola tradisional demi terciptanya keharmonisan keluarga yang lebih modern dan inklusif.

Psikolog Bernadeta Putri Puspita,S.Psi.,M.Psi, kepada rri.co.id, Minggu 01 Februari 2026, menjelaskan bahwa stigma pekerjaan domestik hanya untuk wanita sudah tidak lagi relevan di masa sekarang ini.

“Rumah tangga adalah kemitraan strategis, dimana suami dan isteri memiliki tanggungjawab yang sama dalam mengelola urusan domestic,” ujarnya.

Dengan berbagi peran, beban kerja di rumah menjadi lebih ringan sehingga kedua pasangan memiliki waktu istirahat yang cukup seimbang.

"Pembagian tugas yang adil sangat efektif mencegah stres berlebih yang seringkali menjadi pemicu utama perselisihan dalam kehidupan pernikahan kita," ucapnya.

Melalui kesadaran bersama, pasangan dapat membangun pondasi keluarga yang lebih kuat dengan saling menghargai kontribusi masing-masing di setiap harinya.

“omunikasi terbuka antar pasangan menjadi kunci utama dalam membagi tugas domestik agar keharmonisan keluarga tetap terjaga,” katanya menegaskan

​​​​

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....