"Koo Fai Ende" Jadi Ajang Raih Percaya Diri

  • 28 Jan 2026 21:41 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Regina Ngete Wondo, akrab disapa Nissa, mengungkapkan perasaannya saat pertama kali bergabung dalam ajang Koo Fai Ende 2025. Ia mengaku sempat merasakan takut dan kurang percaya diri ketika berada bersama finalis lainnya.

“Awalnya ada rasa takut dan ketidakpercayaan diri ketika saya bergabung dengan teman-teman semua,” ujar Nissa, belum lama ini. Ia menganggap para peserta lain telah memiliki persiapan matang dan potensi yang kuat sejak awal.

Menurut Nissa, rasa tidak percaya diri tersebut muncul karena pada tahap awal belum terjalin kedekatan antarfinalis. Kondisi itu membuatnya sempat meragukan kemampuannya untuk bisa berproses bersama peserta lain.

“Nah, karena awal-awal belum ada bonding, saya sempat merasa, bisa tidak saya bersama teman-teman yang lain,” katanya. Perasaan tersebut perlahan berubah setelah para finalis mulai diperkenalkan oleh panitia.

Nissa menyebutkan bahwa pemaparan sejarah serta rangkaian proses pemilihan membantu dirinya lebih memahami ajang yang diikuti. “Ketika semuanya sudah disampaikan, saya mulai memberanikan diri untuk berkenalan dengan teman-teman,” ujarnya. 

Dari proses tersebut, ia mulai merasakan pengalaman yang berbeda. Nissa mengaku menemukan banyak hal baru selama berinteraksi dengan finalis lain.

Perbedaan karakter, pendapat, serta latar belakang dari berbagai kecamatan menjadi pengalaman yang berkesan baginya. “Dari situ saya melihat teman-teman saya punya potensi yang baik, dan dari mereka saya bisa belajar,” katanya. 

Ia menyebut proses tersebut menjadi ruang untuk bertumbuh bersama. Perasaan takut dan kurang percaya diri di awal akhirnya berganti dengan pengalaman yang menyenangkan.

Nissa menilai ajang ini menjadi wadah khusus yang mempertemukan anak muda Kabupaten Ende dalam satu proses bersama.“Ini adalah wadah pertama yang dibentuk oleh pemerintah daerah dan kami bisa belajar hal-hal baru,” ujarnya. 

Nissa yang terpilih menjadi runner-up 2 Koo Fai Ende 2025, berharap pengalaman tersebut dapat memberikan manfaat. Tidak hanya bagi para finalis, tetapi juga bagi Kabupaten Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....