"Jodoh 3 Bujang", Angkat Tradisi Nikah Kembar Bugis-Makassar

  • 02 Jul 2025 08:28 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Film “Jodoh 3 Bujang” menghadirkan cerita unik dan menghibur tentang tradisi pernikahan kembar dalam budaya Bugis. Dibalut genre komedi romantis, film ini menceritakan tiga saudara laki-laki yang diwajibkan menikah secara bersamaan. Film ini menyuguhkan kisah yang segar dan penuh warna, cocok ditonton bersama pasangan, sahabat, atau keluarga.

Tak hanya mengundang tawa, “Jodoh 3 Bujang” juga menyampaikan nilai-nilai kehidupan yang mendalam: perjuangan, keikhlasan, dan semangat pantang menyerah. Dalam dua hari pertama penayangannya, film ini berhasil menarik perhatian sebanyak 105.125 penonton, membuktikan daya tarik kisahnya yang autentik dan menyentuh.

Cerita berfokus pada Fadly, si sulung dari tiga bersaudara, yang menghadapi dilema besar menjelang hari pernikahan. Keluarga kekasihnya menolak lamaran Fadly karena ketidaksepakatan soal uang panai, sebuah mahar dalam tradisi Bugis. Dalam waktu yang sempit, Fadly harus mencari calon istri baru agar pernikahan kembar tetap bisa terlaksana.

Film ini tidak hanya menyuguhkan drama keluarga dan percintaan, tapi juga memperlihatkan perbedaan pandangan dan keyakinan setiap budaya. Dalam hal uang panai dan tradisi antar suku, dapat menjadi tantangan sekaligus jembatan dalam membangun hubungan.

Lewat “Jodoh 3 Bujang”, penonton diajak untuk lebih mengenal dan mencintai keberagaman budaya Indonesia. Ini adalah contoh nyata bagaimana kekayaan adat bisa diangkat ke layar lebar dengan cara yang ringan, menghibur, namun tetap sarat makna. (NDP)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....