Gereja Katolik Santo Mikael Bitefa Diresmikan, Penantian Selama 26 Tahun Terj

  • 19 Sep 2026 06:48 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Perjuangan panjang, doa dan usaha umat serta uluran tangan para donatur untuk pembangunan Gereja Katolik Stasi Bitefa, Paroki St. Andreas Tunbaba, Dekenat Kefamenanu, Keuskupan Atambua, akhirnya terjawab setelah puluhan tahun berjuang.

‎Sebab umat Katolik di Stasi Bitefa menantikan finishing rumah ibadah tersebut selama 26 tahun akhirnya terjawab setelah pembangunan Gereja Katolik rampung dan dijadwalkan segera diresmikan pada Senin 21 September 2026.

‎Di balik berdirinya gereja Santo Mikhael Bitefa, tersimpan kisah suka, duka dari perjuangan umat dalam kurun waktu 26 tahun. Kendati demikian, semangat gotong royong dan kerja keras umat dan dukungan pastor paroki serta para donatur akhirnya bangunan gereja semegah ini akhirnya berhasil rampung.

‎Cikal bakal pembangunan Gereja Katolik Santo Mikael Bitefa diinisiasi oleh mantan Bupati TTU Almarhum Hendrikus Sakunab dan sejumlah tokoh asal kampung Bitefa yang ada di Kota Kefamenanu dan Kota Kupang.

‎Ketua Panitia Pembangunan Gereja tersebut yakni, Wilson Naihati, saat berbicara kepada awak media pada Jumat 18 September 2026, menyampaikan rasa syukur dan bangga serta terimakasih kepada semua umat, para donatur, Uskup Atambua dan Pastor Paroki St. Andreas Tunbaba, yang telah mendukung pembangunan Gereja tersebut hingga finish.

‎Dikatakan Wilson bahwa, atas nama panitia ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh panitia, para donatur karena segala macam persiapan telah rampung, sehingga semua umat siap menyambut peresmian Gereja Stasi Bitefa pada 21 September mendatang.

‎" Kami juga mengundang dengan hangat seluruh umat, para donatur, serta para pemerhati yang telah mendukung pembangunan ini untuk hadir dan merayakan momen bersejarah ini bersama-sama," kata Wilson.

‎Terpisah, Perwakilan Team Sekeping hati untuk Maria kelompok Orang Muda Katolik Kreatif dan pemerhati orang Muda di Keuskupan Atambua, Oscar Battu menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada sang Khaliq atas semua berkat dan penyertaan-Nya sehingga penantian umat yang cukup lama akhirnya bisa terwujud", ujar Oscar.

‎" Semua bangunan gereja yang terlihat megah ini ada, karena berkat kemurahan Tuhan dan karya Roh Kudus sehingga dalam 1 tahun semua lanjutan pekerjaan pembangunan Gereja Santo Mikhael bisa berjalan baik, sukses dan lancar. Keterlibatan kami tidak lepas dari restu yang mulia, Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr dan dukungan penuh dari Pastor Paroki Santo Andreas Tunbaba, Romo Robby Kiik Pr yang juga bagian dari tim Pelayanan Sekeping hati Untuk Maria," kata Oscar.

‎Sebagai ungkapan syukur dan terima kasih untuk menghibur umat di Stasi Bitefa, Oscar memastikan salah satu pengurus Orang Muda Katolik yang juga artis ibu kota metropolitan, Piche Kota dan Tommy Bolly dan artis lainnya akan hadir langsung dalam perayaan kudus Misa Pentahbisan Gereja Santo Mikhael Bitefa.

‎" Kehadiran para artis tidak lepas dari keterlibatan mereka dalam proses pengalangan dana dan pembangunan Gereja Santo Mikhael Bitefa selama ini bersama kami dan Romo Robby pastor paroki Tunbaba," kata Oscar (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....