Dari Dapur MBG, Harapan Baru UMKM Lokal Tumbuh
- 01 Agt 2026 08:25 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Pagi baru saja dimulai ketika aktivitas di tempat usaha milik Imanuel Maaf sudah berjalan. Tempe dan tahu yang diproduksinya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bagi Imanuel, program MBG bukan sekadar menghadirkan pesanan baru. Program itu menjadi pintu yang membuka peluang berkembang bagi usaha kecil yang telah lama ia jalankan.
Permintaan yang meningkat membuat roda usahanya berputar lebih cepat. Hasil produksi yang sebelumnya dipasarkan secara terbatas kini memiliki tujuan yang lebih pasti.
Perubahan itu juga menghadirkan optimisme baru. Perputaran uang yang semakin baik membuat usaha yang dirintisnya mampu terus bertahan sekaligus berkembang.
Imanuel mengaku manfaat terbesar yang dirasakannya adalah meningkatnya peluang bagi pelaku UMKM lokal. Menurutnya, usaha tempe dan tahu menjadi salah satu sektor yang ikut terdorong oleh kebutuhan dapur MBG.
"Program MBG sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM. Perputaran uang menjadi lebih baik, terutama bagi usaha tempe dan tahu yang memasok kebutuhan dapur MBG," kata Imanuel Maaf.
Meningkatnya kebutuhan pasokan membuat Imanuel tidak berhenti pada produksi tempe dan tahu. Ia mulai mengembangkan usaha ke sektor pertanian dan perkebunan agar mampu menyediakan bahan pangan yang dibutuhkan.
Langkah itu dilakukan agar pasokan untuk dapur MBG dapat dipenuhi secara berkelanjutan. Selain memperkuat usahanya, upaya tersebut juga membuka ruang bagi pemanfaatan potensi pertanian lokal.
"Sekarang kami juga bertani dan berkebun untuk memasok kebutuhan dapur MBG. Dengan begitu, bukan hanya usaha kami yang berkembang, tetapi juga ada kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
Bertambahnya aktivitas usaha berdampak pada kebutuhan tenaga kerja. Kesempatan kerja pun mulai tercipta, memberi peluang bagi masyarakat untuk ikut terlibat dalam rantai produksi hingga distribusi.
Bagi Imanuel, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari tersedianya makanan bergizi bagi anak-anak. Program ini juga menjadi penggerak ekonomi yang menghubungkan petani, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam satu rantai manfaat.
Ia berharap Program MBG terus berlanjut dengan melibatkan semakin banyak pelaku usaha lokal. Menurutnya, semakin luas keterlibatan UMKM, semakin besar pula dampak ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Alor.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi feature ini dengan gaya yang lebih sastrawi dan khas reportase majalah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....