Usia Bertambah Kualitas Tidur Alami Ikut Menurun
- 24 Apr 2026 14:03 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Pernahkah terlintas di benak kita yang sudah berusia diatas 40 tahun, mengapa kita mengalami kesulitan tidur di malam hari? Ternyata hal ini sepenuhnya normal.
Semakin bertambahnya usia seseorang, semakin banyak perubahan terjadi pada dirinya. Selain pola tidur yang berubah, kekencangan kulit bahkan pola dan menu makanpun akan mengalami perubahan.
Menurut pakar kesehatan tidur, Dr. Bijoy Jhon seperti dikutip dari Verywellmind, pola tidur yang alami untuk usia 20 tahun sangat berbeda dengan usia 60 tahun. Hal tersebut terlihat dari kecenderungan seseorang kehilangan 10 hingga 20 menit waktu tidur setiap dekade.
Ditambahkan pula oleh pakar kesehatan tidur, Dr. Chris Allen, seiring bertambahnya usia terdapat beberapa perubahan yang terjadi pada pola tidur. Secara umum, durasi tidur akan berkurang. Jumlah tidur di malam hari menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan orang-orang yang lebih muda. Orang-orang berusia lanjut inipun akan lebih sering terbangun di malam hari.
Pendapat lain juga dikemukakan oleh dokter spesialis tidur, Abhay Sharma. Menurutnya, orang tua yang sudah pensiun menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur di siang hari dan kurang aktif sehingga mempengaruhi tidur pada malam hari.
Umumnya, orang dewasa berusia 60 tahun ke atas sebenarnya membutuhkan jumlah jam tidur yang sama dengan orang dewasa yang lebih muda. Rata-rata waktu tidur usia 60 tahun ke atas yakni sekitar tujuh hingga sembilan jam per malam. Akan tetapi, banyak dari mereka yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan tidur yang cukup.
Perubahan pola tidur itu adalah hal yang normal, tetapi juga perlu tetap waspada adanya gejala gangguan tidur dikarenakan gangguan medis. Misalnya saja diabetes, gangguan asam lambung, infeksi saluran kemih, kecemasan, dan sebagainya. Semakin tua usia kita, kita juga cenderung akan mengalami kondisi yang disebut sindrom fase tidur lanjut (ASPS).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....