Posisi dan Makna Selendang Adat pada Suku Sabu
- 19 Agt 2025 15:35 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Suku Sabu merupakan salah satu suku yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Suku Sabu mendiami Pulau Sawu, sehingga mereka juga biasa disebut sebagai Suku Sawu.
Keunikan suku-suku di Provinsi NTT adalah memiliki pakaian adat khas masing-masing. Suku Sabu memiliki pakaian adat kain tenun ikat berupa sarung yang bernama higi hawu dan kain selimut bernama higi huri.
Selain sarung dan selimut, terdapat juga tambahan atau pelengkap pakaian adat yakni selempang atau selendang. Tapi tahu kah anda pemakaian selendang pada Suku Sabu memiliki makna tersendiri khususnya pada kaum pria?
Posisi selendang yang digunakan oleh pria Suku Sabu tidak hanya sekedar diletakkan pada bahu. Jika selendang digunakan melingkari leher dan sisa selendang diletakkan pada bahu kanan menandakan ikut berdukacita (menghadiri pemakaman). Jika diletakkan sebaliknya yakni melingkari leher dan sisa selendang terletak pada bahu kiri bermakna bersukacita atau kebahagiaan.

Posisi selendang yang diletakkan pada bahu sebelah kiri kaum pria Suku Sabu menandakan kebahagiaan atau sukacita (Foto: youtube.com)
Suku Sabu sangat menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya mereka dimanapun mereka berada. Diantaranya, tradisi mencium hidung pada setiap kegiatan dan penggunaan selendang adat saat menghadiri acara-acara tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....