Juru Parkir: Perempuan Hebat, Penopang Keluarga
- 27 Mei 2025 14:26 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Menjadi juru parkir mungkin bukanlah sebuah cita-cita. Akan tetapi di tengah kesulitan mencari pekerjaan, profesi ini dapat menjadi sebuah alternatif walaupun pastinya memiliki suka dan duka.
Demikian dituturkan Ibu Theodora, salah seorang tukang parkir asal eks Timor Timur di Kota Atambua. Beliau berbagi kisah dirinya yang seorang juru parkir dengan penghasilan yang tidak menentu karena bergantung pada banyak tidaknya pengunjung. Namun demikian dirinya sangat bersyukur dengan menjadi tukang parkir bisa memberikan penghasilan.
Adapun nominal pendapatan harian tukang parkir bervariasi, terkadang bisa mendapatkan sekedarnya saja dan kadang juga bisa lumayan besar. “Bisa menambah penghasilan dan membeli makanan sehari-hari. Sebagai tukang parkir pendapatan yang diterima pastinya tergantung pengunjung," ujar Ibu Theodora (27/05/2025).
Untuk retribusi parkir per kendaraan, para pengendara motor biasanya memberikan jasa mulai dari Rp1.000 hingga Rp2.000 per motor. Untuk kendaraan roda 4 mulai dari Rp2.000 sampai Rp5.000. Namun terkadang juga ada yang tidak memberikan sama sekali. "Pendapatan sebagai tukang parkir bervariasi. Per hari bisa mendapatkan Rp100.000 sampai Rp200.000 jika pengunjung ramai. Kalau pengunjung sedikit hanya mendapatkan Rp20.000 sampai Rp50.000,” kata Ibu Theodora.
Hal lainnya menurut Ibu Theodora terkait tanggung jawab sebagai tukang parkir yang cukup besar. Para tukang parkir harus bisa menjaga amanah dan menjaga keamanan, menjaga ketenangan para pengunjung sehingga para pengunjung tidak mengkhawatirkan kendaraannya. "Walaupun pendapatan tidak seberapa tetapi kita harus tetap profesional, menjalankan tugas sebaik-baiknya,” ucap Ibu Theodora. (YBW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....