Kisah Mama Anastasya dan Prajurit Satgas Yon Arhanud 15/DBY
- 17 Mar 2025 08:37 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua : Di kedalaman belantara desa Oetulu, kabupaten TTU sebuah kisah kemanusiaan terungkap. Mama Anastasya Cimfin, lansia berusia 83 tahun, hidup dalam keterbatasan, terisolasi dari dunia luar. "Saya sudah tua, kaki saya tidak kuat jalan pergi berobat, tapi Bapak-bapak Tentara datang, mereka periksa saya, kasih obat, Saya sangat bersyukur," ucap Mama Anastasya dengan suara bergetar.
Rumah Mama Anastasya, yang terletak di tengah hutan, jauh dari pemukiman lain, membuatnya rentan terhadap masalah kesehatan. "Rumah saya jauh dari tetangga, hanya keponakan saya yang temani," kata Mama Anastasya lirih.
Tim kesehatan Pos Haumeniana, Satgas Pamtas Batalyon Arhanud 15/DBY Pos Haumeniana di bawah kepemimpinan Praka Yusuf Ariadi, A.Md.Kep, bergerak cepat setelah menerima kabar dari keluarga Mama Anastasya. "Kami tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga jalankan misi kemanusiaan dan melayani masyarakat," tutur Praka Yusuf, kepada rri.co.id, Senin, (17/03/25).
"Kami mendapat informasi tentang kondisi beliau dari saudara Mama Anastasya yang datang ke pos, kami segera menuju lokasi untuk memberikan bantuan. Di dalam gubuk sederhana itu, tim kami memeriksa kondisi Mama Anastasya dan berikan obat-obatan, juga vitamin, ini bentuk kecil pengabdian kami terhadap takyat yang juga Ibu Kandung TNI" ujar Praka Yusuf.
Sementara itu diksempatan yang sama Mama Anastasya dengan merasa terharu dengan mata berkaca-kaca bertutur. "Saya sangat senang dan bersyukur, Bapak-bapak TNI sangat baik. Mereka peduli dengan kami yang tinggal di sini, kehadiran tim kesehatan pos kasih kami harapan baru bagi saya dengan masyarakat di sekitarnya sini," katanya lagi.
Kegiatan anjangsana dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari rutinitas Satgas Pamtas. "Kami rutin melakukan kegiatan seperti ini, termasuk kunjungan ke rumah Mama Anastasya adalah bukti nyata komitmen kami, kami ingin menjalin silaturahmi dan memastikan kesehatan masyarakat terjaga " ujar Praka Yusuf.
"Melihat kondisi Mama Anastasya kami akan terus datang secara rutin, beliau cerminan dari semangat untuk terus hidup di tengah tantangan dan keterbatasan. Kedepan kami memantau kesehatan beliau juga masyarakat sekitar untuk berikan bantuan yang diperlukan," " tutur Praka Yusuf berjanji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....