Kualitas dan Inovasi Jadi Kunci Harga Produk UMKM

  • 05 Jul 2026 13:21 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Kualitas produk dan inovasi disebut sebagai faktor utama yang memengaruhi kenaikan harga suatu produk di pasaran saat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Randy Valentino Neonbeni,SH., M.Kn, kepada rri.co.id, Jumat 3 Juli 2026, dalam penjelasannya terkait hak kekayaan intelektual dan dinamika harga produk UMKM di era digital.

“Bahwa hak kekayaan intelektual bukanlah penentu utama tinggi rendahnya harga produk di pasaran.” Demikian penjelasan Randy Neonbeni, yang juga Koordinator divisi Pengawasan Mutu Produk dan Pelabelan MPIG Tenun TTU itu.

Ia menjelaskan bahwa banyak pihak masih keliru dalam memahami keterkaitan antara hak kekayaan intelektual dengan lonjakan harga produk tertentu. Padahal, menurutnya, faktor utama yang lebih dominan justru berasal dari aspek kualitas produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha.

“Selain kualitas, inovasi juga menjadi faktor penting yang mendorong peningkatan nilai suatu produk sehingga berdampak pada harga jual di pasar. Inovasi memberikan nilai tambah yang membuat produk lebih kompetitif dan memiliki daya tarik tersendiri bagi konsumen,” ucapnya.

Lebih lanjut, Randy menyebutkan bahwa kemasan produk juga memiliki peran signifikan dalam memengaruhi persepsi konsumen terhadap suatu barang. Kemasan yang menarik dan profesional dapat meningkatkan nilai jual serta memberikan kesan kualitas yang lebih tinggi.

Randy juga menambahkan bahwa strategi pemasaran menjadi elemen penting dalam menentukan bagaimana sebuah produk dikenal dan diterima oleh masyarakat luas. “Pemasaran yang efektif mampu meningkatkan permintaan sekaligus memperkuat posisi produk di tengah persaingan pasar.”

“Selain itu, kepercayaan konsumen terhadap suatu produk menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan oleh pelaku usaha. Kepercayaan ini dibangun melalui konsistensi kualitas, pelayanan, serta pengalaman positif yang dirasakan oleh konsumen,” tutur Dosen STIH Cendana Wangi TTU itu.

Reputasi merek juga turut berkontribusi dalam menentukan harga suatu produk karena berkaitan erat dengan persepsi publik terhadap kualitas dan kredibilitas. Merek yang memiliki reputasi baik cenderung lebih mudah diterima dan dihargai lebih tinggi oleh konsumen di pasar.

Randy menegaskan bahwa seluruh faktor tersebut saling berkaitan dan membentuk nilai keseluruhan dari sebuah produk yang beredar di pasaran. Oleh karena itu, pelaku usaha diharapkan lebih fokus pada peningkatan kualitas dan inovasi dibandingkan menyalahkan faktor lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....