Menjadi Tuan, di Tanah Sendiri lewat Kekayaan Alam Pulau Timor

  • 02 Jun 2026 15:19 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID,Atambua - Bagi Founder UMKM Timor Moringa Meybi Agnesya Neolaka, berdaya di rumah sendiri berarti mengubah potensi lokal yang sering dipandang sebelah mata menjadi produk bernilai jual tinggi.

"Kemandirian ekonomi kita dapat dicapai dengan memaksimalkan potensi alam yang melimpah di wilayah sendiri. Kita bisa mengubah komoditas tradisional menjadi bisnis yang menguntungkan,"ujarnya kepada rri.co.id, Senin 1 Juni 2026.

Ia membuktikan bahwa masyarakat-NTT bisa menjadi tuan di tanahnya sendiri. Dengan memberdayakan kekayaan alam Pulau Timor secara mandiri khususnya pangan lokal seperti tanaman kelor.

Melalui bisnis kewirausahaan sosialnya, Meybi menerapkan konsep ini melalui beberapa langkah konkret:

-Mematahkan Stigma:Di NTT,daun kelor atau marungga dulunya identik dengan kemiskinan dan hanya dijadikan pakan ternak,sebenarnya bisa diubah melalui pengolahan produk super food berstandar tinggi seperti teh,cokelat dan serbuk kelor yang bernilai ekonomi tinggi.

-Kemandirian ekonomi petani:Timor moringa memberdayakan puluhan petani dan kelompok wanita tani lokal tidak hanya menjual daun mentah,tetapi dilatih juga memproses dan mengemasnya sendiri.

-Mengatasi isu sosial:Dengan menjadikan daun kelor sebagai sumber pendapatan utama masyarakat setempat

Menurut Meybi, kemandirian tercipta saat masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu mengelola, memproduksi, dan memasarkan hasil buminya sendiri hingga ke luar daerah.

"Kita berharap dapat terwujud nyata saat masyarakat NTT tidak hanya menjadi penonton,tetapi mampu mengelola. Memproduksi,dan memasarkan hasil buminya sendiri hingga ke luar daerah," ujar Meybi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....