Produk Minyak Kemiri Alor Butuh Proses Panjang

  • 18 Mei 2026 17:09 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Produksi minyak kemiri Fanamom’s Alor membutuhkan proses panjang. Karena seluruh tahapan pengerjaan masih dilakukan manual oleh pekerja rumahan.

Informasi disampaikan Maria Astuti, Owner Fanamom’s Alor kepada rri.co.id, Senin 18 Mei 2026, terkait proses produksi minyak kemiri tradisional mereka.

Maria Astuti menjelaskan proses produksi dimulai sejak pagi dengan memilih kemiri berkualitas sebelum dihancurkan, dimasak, kemudian diperas bersama secara tradisional.

Menurut Maria, proses produksi penuh biasanya berlangsung hingga malam tergantung jumlah kemiri yang diolah setiap harinya bersama pekerja di rumah.

“Kami harus meremas kemiri hangat menggunakan kain sampai minyak keluar tanpa campuran air,” ungkap Maria Astuti kepada rri.co.id pada saat wawancara.

Ia menambahkan penggunaan air berlebihan dapat mempengaruhi kualitas warna serta kesehatan minyak kemiri hasil produksi rumahan mereka sendiri setiap hari.

Tantangan terbesar produksi minyak kemiri berada pada keterbatasan mesin sederhana, serta kebutuhan tenaga tambahan selama proses penyaringan berlangsung secara manual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....