Nina Beauty Salon Tanggapi Pandangan Negatif tentang Tindik
- 17 Apr 2026 20:01 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pemilik Nina Beauty Salon, Nina Bere, mengungkapkan hingga kini masih terdapat pandangan negatif sebagian masyarakat terhadap tindik atau piercing. Menurutnya, anggapan tersebut merupakan hal yang wajar karena setiap orang memiliki penilaian yang berbeda.
Ia menjelaskan bahwa terdapat pro dan kontra di masyarakat mengenai penggunaan piercing khususnya pada perempuan. Namun, Nina menilai bahwa pandangan tersebut kembali pada pilihan dan preferensi masing-masing individu.
Menurutnya, piercing saat ini telah menjadi bagian dari tren yang digunakan sebagai sarana mengekspresikan diri. Selain itu, piercing juga dinilai dapat menambah gaya atau penampilan bagi sebagian orang yang menggunakannya.
“Kalau menurut saya pribadi, piercing itu bagian dari tren ketika kita ingin mengekspresikan diri,” kata Nina kepada Pro 2 RRI Atambua, belum lama ini. “Piercing sekarang sudah menjadi tren untuk menambah style.”
Ia juga menyampaikan bahwa layanan piercing di Nina Beauty Salon terbuka untuk berbagai kalangan usia. Layanan tersebut dapat dilakukan pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa, baik perempuan maupun laki-laki.
Terkait biaya layanan, Nina Bere menyebutkan bahwa harga satu titik piercing ditetapkan sebesar Rp15.000. Dengan demikian, apabila dilakukan pada kedua sisi, total biaya yang dikenakan sebesar Rp30.000.
Ia mengajak masyarakat yang berminat untuk mencoba layanan tersebut agar datang langsung ke Nina Beauty Salon. Layanan piercing menjadi salah satu treatment (perawatan) yang kini tersedia sebagai tambahan berbagai layanan kecantikan di salon tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....