Hobi Menggambar Jadi Usaha Henna
- 31 Jan 2026 20:08 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Syifa Attamimi memulai usaha henna setelah sering menggambar motif di tangan teman sejak masa sekolah menengah. Kegiatan tersebut dilakukan secara sederhana menggunakan alat tulis sebelum mengenal bahan henna secara langsung.
Syifa menyebut kebiasaan menggambar sudah dilakukan sejak lama sebagai aktivitas iseng bersama teman sekelas. “Awalnya suka iseng gambar di tangan teman-teman,” katanya, pada sesi talkshow di Pro 2 RRI Atambua, Senin, 26 Januari 2026.
Setelah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), Syifa mulai menerima permintaan jasa gambar henna pertama pada tahun 2019. “Job pertama saya terima setelah tamat SMA.”
Ia belajar secara autodidak dengan menonton video dan meniru teknik gambar dari berbagai referensi daring. “Saya belajar dari nonton video lalu coba gambar sendiri,” ujar syifa.
Proses belajar dilakukan dengan latihan di buku gambar sebelum diterapkan langsung pada kulit tangan pelanggan. Ia menyebut latihan tersebut dilakukan berulang untuk membiasakan tangan membuat pola henna.
Hasil gambar kemudian difoto dan dibagikan melalui media sosial sebagai dokumentasi karya pribadi. “Setelah saya posting, ada yang suka lalu minta digambar.”
Nama "Hena Art Atambua" mulai digunakan sebagai identitas usaha ketika pesanan semakin sering berdatangan. Usaha tersebut masih dijalankan hingga kini dengan menerima berbagai permintaan gambar dari pelanggan lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....