Perluasan Wirausaha, Kemandirian Bagi Penyandang Disabilitas

  • 08 Jul 2025 19:24 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Perluasan usaha akan membuka akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas, demi menggeser stigma penyandang disabilitas tidak mampu bekerja. Hal disampaikan oleh Serafina Bete, Ketua Perkumpulan Tuna Daksa Kristiani (PERSANI) NTT kepada rri.co.id, Senin (7/7/2025).

"Peluang kewirausahaan memiliki manfaat bagi penyandang disabilitas diantaranya pencapaian kemandirian finansial, meraih hak untuk berusaha, kemandirian untuk tidak bergantung pada bantuan sosial serta pengakuan akan kontribusinya. Manfaat ini tidak hanya untuk kaum disabilitas namun sebagai penguatan keberagamaan dalam dunia usaha nantinya," ucapnya.

Lanjutnya sistem pengembangan kewirausahaan yang berbasis inklusif dapat mendukung penyandang disabilitas mengakses kewirausahaan tersebut. "Dapat dikembangkan sosial berbasis hak, cara ini memandang disabilitas bagian dari lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya kita yang dapat berperan di berbagai aktivitas," katanya.

Mekanisme seperti ini tidak hanya menuntut perubahan cara pandang namun, juga menekankan pada pentingnya menciptakan lingkungan inklusif. "Fisik dan sikap yang mudah diakses dan memungkinkan penyandang disabilitas terlibat sepenuhnya, dalam upaya kewirausahaan maupun ketenagakerjaan," ujarnya.

"Tidak hanya diperlukan penyiapan infrastruktur fisik saja, pembuatan kebijakan dan program kewirausahaan inklusif yang memberikan dukungan. Baik pendampingan, pelatihan dan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengusaha penyandang disabilitas menjadi paling relevan," tuturnya.

Menumbuhkan lingkungan kewirausahaan yang inklusif tidak hanya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun dapat mengembangkan iklim inklusivitas dimana keberagaman diakui dan dihargai serta direspon positif oleh masyarakat.

"Dengan berkolaborasi bersama para stakeholder dapat mengatasi hambatan sistemik, mengadvokasi perubahan kebijakan. Hal ini juga dapat menciptakan ekosistem yang mendukung keberhasilan partisipasi pengusaha penyandang disabilitas dalam perekonomian," katanya lagi diakhir perbincangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....