PT Blue Ocean Salt dan Pemilik Lahan, Tanda Tangani PKS Pengembangan Lahan Garam
- 15 Agt 2026 11:30 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati TTU, Yosep Falentinus Dellasale Kebo mengapresiasi komitmen investasi yang ditunjukan oleh PT. Blue Ocean Salt sehingga bersama para pemilik lahan tambak garam di kecamatan Biboki Moenleu, resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan tambak garam di wilayah pantai utara (pantura) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) . PKS yang ditandatangani kedua pihak seluas 30 hektare dan berlangsung di Aula Kantor Camat Biboki Moenleu pada Kamis 13 Agustus 2026.
Direktur utama PT. Blue Ocean Salt, Lay Rohi, saat diwawancarai awak menyampaikan bahwa, penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut terhadap MoU yang sudah dilaksanakan antara Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara dengan PT Blue Ocean Salt beberapa waktu lalu. Setelah penandatanganan PKS ini, kami akan membuat pemetaan terhadap lahan-lahan yang sudah ada kerja samanya guna dibuatkan rencana teknisnya", ujar Lay Rohi.
"Perencanaan teknis nanti akan melibatkan tim khusus yang datang ke Kabupaten TTU. Tim khusus ini merupakan tim lanjutan setelah sebelumnya sudah ada tim yang datang dan secara keseluruhan lahan, kami sudah mengambil koordinat. Tetapi nanti kita akan cross check kembali koordinat dan lahan-lahan yang pemiliknya sudah menandatangani PKS hari ini yang akan kita lanjutkan pekerjaan fisiknya," kata Lay Rohi.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini, material pendukung seperti geomembran, peralatan bor dan material lainnya sudah dikirim dari Batam ke TTU. Khusus, untuk cluster pertama, luas lahan untuk pengembangan tambak garam seluas 30 hektare dan ke depan akan terus dikembangkan setelah berkoordinasi dengan pemilik lahan lainnya", kata Lay Rohi.
Sementara, Staf Khusus Bupati TTU, Bidang Hubungan Masyarakat, Pembangunan dan Investasi, Elias Koa, S.I.P., juga memberikan apresiasi kepada PT Blue Ocean Salt yang sudah bersedia berinvestasi di Kabupaten TTU. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemilik lahan yang telah melakukan PKS dengan PT. Blue Ocean Salt untuk pengembangan tambak garam wilayah Pantura.
Menurut Elias bahwa, penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut terhadap MoU yang telah dilakukan oleh Pemda TTU dengan PT Blue Ocean Salt beberapa waktu lalu. Pemda TTU di bawah kepemimpinan Bupati Falent-Kamilus telah bersama sejumlah anggota DPRD TTU mengunjungi langsung PT Blue Ocean Salt di Batam.
"Kunjungan tersebut, untuk memastikan keseriusan PT. Blue Ocean Salt dalam menanamkan investasi di bidang tambak garam di Kabupaten TTU. Inilah bentuk komitmen investasi dan setelah pertemuan kami dengan rekan-rekan dari PT Blue Ocean Salt di Kupang bulan Februari. Pihak perusahaan ini kemudian datang dan bertemu dengan Bupati TTU. Setelah melewati beberapa tahapan, akhirnya pada hari ini kita bisa melakukan penandatanganan PKS untuk pengembangan industri garam di wilayah pantura ini," kata Elias.
Elias melanjutkan bahwa, dalam investasi tersebut, pihak PT Blue Ocean Salt tidak hanya fokus pada pengembangan tambak garam, tetapi mereka juga akan membangun jaringan listrik, SPBU, pengembangan rumput laut hingga penyulingan aur laut menjadi air tawar. Berbagai bentuk investasi tersebut, akan membangkitkan roda perekonomian yang tentunya berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Pantura.
Ia menjelaskan, penandatanganan PKS pada hari ini (Kamis) akan menjadi pemicu bagi warga lain yang memiliki lahan di wilayah pantura untuk bisa bekerja sama dengan PT. Blue Ocean Salt dalam pengembangan tambak garam ini.
"Semoga dengan adanya penandatanganan PKS ini, akan menjadi pemicu bagi masyarakat lain untuk bisa membangun kerja sama yang baik dengan pihak perusahaan dalam pengembangan tambak garam di wilayah pantura ini. Saya sangat optimis bahwa investasi tambak garam ini akan mendongkrak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pantura ini," ujar Elias.
"Di jaman kepemimpinan Bupati Falent-Kamilus akan berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan berinvestasi di TTU. Pemerintah akan berusaha membangun sinergitas yang baik antara Pemerintah, pemilik lahan dan investor agar iklim investasi di TTU ini tetap aman dan kondusif sehingga geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat makin baik," ujar Elias.
Hadir dalam acara penandatanganan PKS tersebut, Kadis Kominfotik TTU, Emanuel Tulasi, S.Sos., Plt Kadis Perikanan TTU, Fransiskus Tuames, S.Pt, M.Si., Plt Kadis Perindag TTU, Quido Kolo, ST. M.Eng., Camat Biboki Moenleu, Apolinaris Usfal, Kepala Desa Moenleu serta sejumlah warga pemilik lahan tambak garam di Kecamatan Biboki Moenleu (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....