Petani Merugi Pertanaman Cabai Rontok Buah Sebelum Panen
- 21 Jan 2026 20:26 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Petani cabai di wilayah Kelurahan Umanen Belu mengeluhkan adanya kondisi rontok buah pada pertanaman cabai di kebun miliknya.
Rontok buah cabai disebabkan serangan hama penyakit tanaman, kondisi yang ada apabila tidak di tangani menyebabkan petani merugi hingga jutaan rupiah,
Seperti di alami warga tani yang ada di wilayah Rt 08 lingkungan Onoboi Kelurahan Umanen Yoseph Suni. Pertanaman cabai yang sudah berusia dua bulan hampir masa panen diperhadapkan banyak rontok buah.
Ia menyebut kurang belih 1.500 benih cabai ditanam itu pun hanya 600an pohon mulai berbuah karena awal tanam. Rontok buah bisa diakibatkan serangan hama lalat buah.
"Rasa rugi juga mulai buah rontok banyak," kata Yoseph saat ditemui di lokasi kebun, Selasa 20 Januari 2026.
Dirinya sempat konsultasi petugas penyuluh Dinas Pertanian turun ke lokasi memantau perkembangan tanaman. Dianjurkan melakukan penyemprotan pestisida secara berkala.
Minimal selama tiga hari melakukan penyemprotan pestisida. Selain itu perlu juga dibarengi pemberian pupuk untuk penguatan bunga dan buah agar tidak mudah rontok.
"Semprot secara rutin setiap hari selama 3 hari. Pakai pestisida yang berbau menyengat," ucapnya
Dirinya merasa merugi adanya serangan hama lalat buah pada pertanaman cabai.
Dari luasan lahan pertanaman cabai apabila hasil panen baik, bisa meraup keuntungan belasan juta rupiah. Komoditi cabai di pasar lokal kota Atambua pun fluktuatif harga jual, di saat langka pasokan tembus Rp100 ribu-Rp120 ribu per kilogram petani meraup keuntungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....