Teknologi Digital, Jembatan Bagi Perempuan Dukung Ekonomi Keluarga

  • 01 Nov 2025 12:18 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Teknologi digital saat ini bisa jadi jembatan bagi perempuan mencapai kemakmuran keluarga, terutama bagi para perempuan kreatif diberbagai bidang. Informasi disampaikan Frida Kole Roman, aktivis Perempuan NTT, kepada rri.co.id, Jumat (31/10/2025).

"Sebab perempuan tak hanya bertanggungjawab sebagai pengelolah rumah tangga. Bagi perempuan yang kreatif juga berkontribusi dalam penguatan ekonomi keluarga melalui kegiatan produktif, dengan memanfaatkan teknologi digital," katanya.

Menurutnya di era ini peran kaum hawa dalam ekonomi semakin terlihat nyata. Banyak perempuan yang terjun ke dunia kerja, menjalankan usaha mandiri dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung perekonomian keluarga.

"Pemberdayaan perempuan dalam aspek ekonomi bukan hanya memberikan dampak pada kondisi finansial. Tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka, mencapai kemandirian, serta kesejahteraan bagi anggota keluarga," ujarnya.

Lanjut disampaikan Frida, upaya pemberdayaan perempuan adalah untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Ketika perempuan memiliki penghasilan sendiri, mereka dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

"Seperti pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga, support biaya pendidikan anak, dan kesehatan. Selain itu, perempuan yang berdaya juga lebih mampu mengambil keputusan yang berdampak positif bagi keluarganya," ucapnya.

Meskipun peran perempuan sangat vital, masih ada tantangan yang perlu dibenahi, seperti keterbatasan akses permodalan,keterampilan dan literasi keuangan. Selain itu, norma sosial yang masih memandang peran perempuan hanya sebatas pengurus rumah tangga juga menjadi hambatan dalam pemberdayaan perempuan.

"Harus ada pelatihan yang mendukung perempuan untuk memulai usaha mandiri, memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk. Dan juga memperluas jaringan usaha, edukasi pengelolaan keuangan agar perempuan mampu mengelola pendapatan secara efektif," katanya.

Berdayanya seorang perempuan bukan hanya meningkatkan ekonomi keluarga, tetapi juga bukti konkrit dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional melalui usaha nyata.

"Dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah,masyarakat,maupun keluarga, sangat diperlukan agar perempuan dapat mengoptimalkan potensinya. Dengan begitu,visi perempuan berdaya, keluarga sejahtera dapat benar-benar terwujud," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....