Berdayakan Penyandang Disabilitas Melalui Program Kemandirian
- 29 Jul 2025 07:02 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Pemberdayaan dapat menciptakan kesetaraan inklusif berkelanjutan bagi kelompok rentan, salah satunya menjamin hak para kaum disabilitas di NTT, hal ini menjadi Konsentrasi Yayasan Pijar Indonesia melalui berbagai program. Informasi disampaikan Vinsensius Kia Beda,SH direktur Yayasan Pijar Indonesia kepada rri.co.id, Selasa (29/7/2025).
"Yayasan kami dibentuk tahun 2015 sebagai salah satu organisasi di NTT, yang turut memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas, sebab menurut kami kaum disabilitas sudah berusaha. Tetapi bukan usaha berorientasi pasar yang luas, karena itu kita memfasilitasi memberi pemahaman bahwa perlu ada rencana usaha mandiri dengan memperluas jaringan usaha," ucap Vinsensius.
Kontribusi nyata perjuangan wujudkan inklusifitas disebutkan Vinsen, pihaknya bermitra dengan Yayasan Plan Indonesia merancang desain program usaha ekonomi mandiri dalam pemenuhan hak-hak bagi penyandang disabilitas. "Kami terus berupaya memfasilitasi, juga berupa memberdayakan mereka lewat berbagai pelatihan kewirausahaan untuk peningkatan ekonomi penyandang disabilitas," tuturnya.
"Ada yang sudah mampu menjahit, membuat aneka jajanan, kita berupaya membantu mereka agar berdaya mandiri, bertujuan menciptakan kemandirian finansial bagi penyandang disabilitas. Mereka tidak hanya menjadi anggota penerima manfaat,tetapi mampu ikut berkontribusi produktif dalam bermasyarakat," ujar Vinsensius.
Melalui program pemberdayaan inovatif, diharapkan bisa memperluas akses sehingga peluang bagi penyandang disabilitas di NTT untuk lebih mandiri dalam perekonomian. "Peran dan pemanfaatan teknologi canggih saat ini memungkinkan usaha bisa lebih berkembang," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....