Tenun Gunung Mako Alor, Gunakan Bahan Ramah Lingkungan
- 09 Jul 2025 18:15 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua:Dalam usaha tenun ikat Gunung Mako Alor, bahan untuk pewarnaan dan proses lainnya diperoleh pada lahan sendiri atau bahan alami yang ramah lingkungan. Informasi disampaikan Sariat Tole, Ketua Tenun Ikat Gunung Mako Alor pada perbincangan rri.co.id, Selasa (9/7/2025).
"Pengolahan baik pewarnaan maupun proses produksinya kami gunakan bahan alam yang masih dikelolah secara alami. Bahan kami tanam di lahan sendiri, seperti getah jambu mete, daun kelor, nila, pinang, kunyit, akar mengkudu dan lainnya," ujar Mama Sariat.
Keunikan pada tenun ikat gunung mako, dengan bahan alami menurutnya terdapat variasi pewarnaan bahannya dari laut. "Bahan baku untuk produksi tenun ikat gunung mako,,kami gunakan juga bahan dari laut seperti tinta cumi dan rumput laut," katanya.
"Karena faktor kualitas produksi kain tenun dengan bahan-bahan alami berbasis lokal dan ramah lingkungan. Serta perpaduan banyak ragam warna dihasilkan 200an warna, maka sentra tenun ikat kami masuk dalam rekor MURI," ucap Mama Sariat.
Sentra tenun ikat gunung mako dibangun atas prinsip kemandirian bahan baku lokal. Hal ditekankan sebagai bagian dari komitmen dalam merawat alam, demi mensejahterakan para anggotanya melalui pendidikan anak mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....