IRT asal Belu Menjual Ikan Asin Puluhan Tahun

  • 27 Jun 2025 23:55 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Partisipasi wanita dalam menopang ekonomi keluarga semakin nyata, yang bukan lagi hanya tanggung jawab kepala keluarga. Meskipun demikian, peran ganda wanita sebagai pencari nafkah dan ibu rumah tangga tidaklah mudah.

Pedagang keliling Ibu Melda asal lamaknen belu, dijumpai rri.co.id jumat (27/6/2025) tengah berjualan ikan asin di pasar atambua. Ibu Melda mengaku telah menekuni usaha ini selama lebih dari 20 demi mencukupi kebutuhan rumah tangganya.

“Saya jualan tidak di satu tempat saja, saya bawa ke pasar-pasar, kaya hari ini disini, besok ke pasar mingguan. Ikan asin ini kita beli sudah jadi, sudah dikeringkan dan bentuknya ikatan atau tusukan dari daun gewang" jelasnya.

Ibu Melda menuturkan bermula dari jualan berbagai jenis sayuran dan bahan pangan, ikan asin lebih banyak diminati pembeli. Dirinya mulai fokus menjual ikan asin hingga sekarang, yang dibeli langsung dari beberapa nelayan yang sudah berlangganan.

Diketahui setiap ikatan ikan asin berisi 5 sampai 10 ekor ikan, yang dibeli secara kiloan atau eceran dari penyedia. Kemudian dijual lagi ke pasar dengan jumlah yang berbeda atau dengan harga lebih tinggi untuk mendapat keuntungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....