Menekuni Dunia Videografi yang Semakin Kompetitif di Belu

  • 24 Feb 2025 13:25 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Menjadi seorang videografer di zaman serba kreatif, kini tidak cukup mengandalkan teknik dan keahlian dalam pengambilan gambar saja. Penting untuk membangun jaringan yang luas, memiliki portofolio yang kuat dan kemampuan marketing dalam menjalani profesi ini.

Videografer milenial Atambua, Rezan Lomi Rihi, kepada rri.co.id, mengungkapkan dunia videografi semakin kompetitif dengan banyaknya videografer berbakat. Meski demikian, permintaan jasa videografer di Atambua, Kabupaten Belu cukup banyak dengan berbagai acara.

“Sebelum memutuskan untuk menjadi videografer, saya adalah seorang karyawan perusahaan," ujarnya, Senin (25/2/2025).

"Di luar sana banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkan pekerjaan. Mamun saya memilih resign untuk mencoba menggali potensi saya menjadi seorang videografer,” kata Rezan.

Menurutnya, Kota Atambua cukup familiar dengan berbagai tradisi acara adat maupun kebiasaan pesta berdampak positif bagi pekerja kreatif. Menggelar sebuah acara hajatan cukup memakan biaya yang besar, untuk menjadikan acara tersebut meriah dan dapat dikenang.

“Untuk memulai profesi ini kita harus siap mental, punya skill, mampu melakukan negosiasi dan kerja sama yang baik. Karena itu penting untuk bertanya, belajar dan minta evaluasi dari senior atau mereka yang sudah lebih profesional,” kata Rezan menekankan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....