Lapas Atambua Canangkan Zona Integritas 2026

  • 13 Jan 2026 14:07 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) beserta jajaran pejabat strukturan dan staf di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026, yang dilaksanakan di Aula Lapas, Senin (12/1/2026). Kegiatan yang menjadi momentum penting dalam mengawali pelaksanaan tugas dan kinerja Lapas Atambua tahun 2026 juga dirangkaikan dengan Komitmen Bersama Pencananangan Zona Integritas (ZI) menuju WBK/WBBM.

Momentum ini diawali dengan pembacaan Deklarasi Janji Kinerja yang diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan staf. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen perjanjian kinerja secara berjenjang, mulai dari pejabat eselon IV dan V hingga seluruh pegawai, sebagai bentuk komitmen kolektif dalam mencapai target organisasi.

Target kinerja tahun ini secara khusus mengacu pada Core Value Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel). Kalapas menegaskan bahwa dokumen yang ditandatangani bukan sekadar formalitas administratif.

“Perjanjian Kinerja adalah janji moral dan profesional kita untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi hasil. Saya minta seluruh jajaran mengimplementasikannya melalui kerja nyata, inovasi, dan kolaborasi di setiap lini tugas dengan mengedepankan prinsip integritas dalam melanjutkan pengabdian terbaik dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat, yang sejalan dengan core value PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel),” kata Kalapas.

Dalam kesempatan tersebut, Hendra turut mengapresiasi capaian prestasi jajarannya sepanjang tahun 2025. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan di tahun 2026 akan semakin kompleks, terutama dalam menyukseskan 15 Program Aksi Kemenimipas yang selaras dengan visi Presiden RI.

“Mari kita jadikan capaian tahun 2025 sebagai pijakan untuk bekerja lebih keras di tahun 2026. Kita punya tanggung jawab besar untuk menyukseskan 15 Program Aksi Kemenimipas, mulai dari menciptakan Lapas bersih narkoba, optimalisasi Dapur Sehat, hingga penguatan ketahanan pangan nasional. Pemberdayaan warga binaan melalui pendidikan kesetaraan dan pemasaran produk hasil karya mereka harus menjadi prioritas nyata guna mewujudkan pelayanan yang PRIMA,” ujar Hendra.

Sebagai garda terdepan pemasyarakatan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Lapas Atambua berkomitmen penuh menjaga transparansi dan profesionalisme. Deklarasi ini menjadi bukti kesiapan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....