Lapas Atambua Perketat Pengawasan Jelang Nataru
- 23 Des 2025 21:04 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua memperketat pengawasan blok hunian untuk memastikan sterilisasi dari barang terlarang dengan melaksanakan penggeledahan kamar hunian secara insidentil, Selasa (23/12/2025). Langkah nyata menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Bambang Hendra Setyawan, dengan melibatkan jajaran struktural, staf, regu pengamanan pagi, hingga peserta magang.
Dalam arahannya, Kalapas Atambua, Hendra menjelaskan sasaran utama penggeledahan terhadap keberadaan barang terlarang, seperti handphone, narkotika, senjata tajam rakitan, serta benda-benda lainnya yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
"Pastikan bahwa seluruh warga binaan dapat menjalankan ibadah Natal dan merayakan pergantian tahun dalam situasi yang kondusif. Sterilisasi blok hunian adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya gangguan kamtib. Laksanakan penggeledahan dengan pendekatan yang humanis dan persuasif kepada warga binaan untuk menjaga psikologis warga binaan tetap tenang namun menyadari pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,” kata Kalapas dalam arahannya.
Lebih lanjut, Ketua Tim Satops Patnal, Jeremias Gusmao menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan teliti di setiap sudut kamar. “Penggeledahan yang dilakukan selama dua jam, mulai dari tempat tidur, lemari pakaian, hingga area ventilasi dan kamar mandi. Petugas berhasil mengamankan barang terlarang seperti, gunting, ikat pinggang, paku, sendok besi, senjata tajam rakitan, silet, korek api, korek api, pecahan kaca, tali, dan alat dari besi. Barang-barang tersebut kemudian didata dan disita untuk segera dimusnahkan," ujar Jeremias.
Upaya sterilisasi ini sejalan dengan peningkatan pemeriksaan barang titipan di pintu gerbang utama (PGU) guna mengantisipasi adanya upaya penyelundupan barang terlarang melalui jalur kunjungan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman tidak hanya bagi petugas dan warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas yang memiliki anggota keluarga di dalam Lapas selama perhelatan Nataru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....