Vaksinator Menilai Vaksin Oral Solusi Tepat Penanganan Rabies

  • 19 Sep 2025 15:48 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Petugas vaksinator Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu serta Kabupaten Malaka menilai metode baru yang akan diterapkan untuk penanganan Hewan Penular Rabies (HPR) vaksin oral atau Oral Rabies Vaccination (ORV) sangat efektif.

Salah satu Petugas vaksinator dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu untuk Kecamatan Raihat, Cornelis Yulius Cecar mengatakan metode vaksin oral menjadi solusi yang tepat untuk penanganan HPR yang sulit ditangkap, agresif dan liar. Hal ini diungkapkan dirinya saat mengikuti pelatihan pemberian oral vaksin rabies pertama bersama 66 petugas vaksinator di Aula Hotel Nusantara II yang dilangsungkan dari tanggal 19-20 September 2025.

Cornelis Yulius Cecar menambahkan metode ini sangat memudahkan, dikarenakan berkaca dari pengalaman, tim vaksinator kesulitan untuk melakukan vaksinasi hewan anjing liar dan agresif sehingga sebagian tidak tertangani dengan baik.

"Ini sangat memudahkan kita, untuk melakukan vaksinasi pada hewan yang liar dan agresif karena itulah tantangan terbesar saat kita berada di Lapangan," ucap Cornelis Yulius Cecar.

Menurutnya dengan dengan metode Oral vaksin yang dimasukkan dalam umpan, mengenai target cakupan vaksinasi rabies yang minimal mencapai 70% dari total populasi anjing dapat tercapai, dampaknya pertumbuhan kasus rabies ditekankan hingga memutuskan rantai penyebarannya.

Lanjut Cornelis Yulius Cecar kehadiran International Rabies Taskforce, Mission Rabies, Worldwide Veterinery Service bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesi Cabang NTT di Kabupaten Belu untuk mengenalkan metode vaksin yang baru yakni vaksin oral atau Oral Rabies Vaccination (ORV) menjadi terobosan baru dan solusi tepat penanganan penyakit rabies.

Ia menegaskan melalui kolaborasi yang dibangun serta metode yang mudah diterapkan, eliminasi rabies yang ditargetkan 2030 mendatang bisa dapat tercapai. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....