En Giol Wah Ritual Adat Suku Bunak Belu

  • 22 Sep 2024 19:34 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Masyarakat Adat suku Bunak (Marae) di kabupaten Belu memiliki kepercayaan dalam tradisinya dalam menolak bala dengan ritual adat En Giol Wah, diyakini dengan gelar ritual dimaksud dapat menjauhkan orang Marae dari kesialan akibat sumpah serapah. Demikian disampaikan tokoh adat suku Bunak Dionisius Manek Asy kepada rri.co.id, Minggu (22/9/2024).

’’Orang Bunak masih pegang teguh itu dan membuang sial akibat dari ucapan sumpah dari orang, karena berbagai alasan sehingga perlu disingkirkan semua itu agar hidup kita kedepan lebih nyaman, memiliki keyakinan dan optimis bahwa saya akan hidup lebih baik, jauh dari sakit penyakit, juga hal buruk lainnya,’’ kata tokoh adat suku bunak Belu Dionisus Manek Asy.

Pelaksanaan ritual dipimpin oleh tokoh adat yang disebut makoan, karena dipercaya zaman dahulu mereka bisa meramal nasib orang. ’’Makoan itu seperti dokter, jika kita sakit mereka tahu cara mengobati menggunakan ramuan alami karena dahulu belum ada obat modern. Sehingga digunakan leluhur kita pakai akar-akaran tertentu (kakaluk) untuk patah tulang atau sakit lainnya,’’ ujarnya.

Dalam pelaksanaan ritual adat buang sial suku bunak, ada hal-hal yang perlu disiapkan sesuai aturan adat zaman dahulu yang berlaku. ‘’Hewan kambing untuk acara pendinginan karena di ketahui hewan tersebut berdarah dingin dimana untuk membuang sial akibat dari ucapan sumpah dari orang. Ritual adat juga memakai taka gol atau koba (Tempat sirih pinang) yang ditaruh uang logam, sirih pinang, darah hewan yang disembelih serta barang lain menurut struktur ritual adat suku bunak,’’ ucapnya.

Dikatakan Dionisius Manek Asy bahwa dalam ritual buang sial, keluarga pemohon ritual harus mengundang kerabat, teman, untuk memberi restu dan bersyukur dengan makan bersama. Karena hal ini gambaran kebersamaan dan gotong royong yang mengikat keluarga tetap utuh, terpanggil sebagai motivasi yang timbul yang mau melestarikan budaya leluhur dianggap hal positif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....