Kapolres Malaka Hadiri Peresmian Rumah Adat Uma Dato Nonot

  • 03 Okt 2026 22:24 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Malaka - Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., menghadiri upacara adat peresmian Rumah suku Uma Dato Nonot, di Dusun Uarau, Desa Babulu, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Kamis 1 Oktober 2026. Kapolres disambut dengan tarian Liku Rai, tarian kemenangan Dalam acara penyambutan yang berlangsung meriah, sebagai salah satu bentuk penghargaan masyarakat kepada pejabat negara yang hadir di tengah mereka.

Kehadiran orang nomor satu di Polres Malaka untuk merayakan upacara adat di dusun Uarau disebut bukan hanya sekali namun cukup sering hadir memenuhi undangan upacara adat masyarakat suku setempat.

Kehadiran nya juga tak hanya sekadar untuk memenuhi undangan seremonial, serta menjalankan tugas pengamanan wilayah melainkan menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai budaya, ikatan kekeluargaan, dan kearifan lokal yang terus hidup dalam masyarakat Malaka.

Hal ini terlihat saat Kapolres bersedia dikenakan pakaian dan atribut adat khas seorang ksatria sebagai bentuk penghormatan masyarakat suku pada tokoh penting yang hadir di tengah mereka. Tak hanya itu Kapolres bahkan tampak turut ambil bagian lebih dalam pada setiap tahapan prosesi yang berlangsung.

Salah satu momen penuh makna terlihat ketika Kapolres Malaka turut mengambil bagian dalam prosesi pengambilan air pemali dari Fafilik, Dusun Uarau C, Desa Babulu, untuk dibawa menuju Rumah Adat Uma Dato dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih empat kilometer.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Malaka menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta merawat keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai tanggung jawab bersama.

"Kehadiran Kapolres Malaka juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri, bahwa membangun kedekatan dengan masyarakat dapat dilakukan melalui penghormatan terhadap adat istiadat, budaya, dan tradisi yang menjadi jati diri suatu komunitas," dikutip laman Humas Polres Malaka.

Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan, diiringi tebe dan likurai oleh masyarakat Suku Uma Dato Nonot. Sebuah prosesi yang tidak hanya menghadirkan kemeriahan tradisi, tetapi juga menggambarkan kuatnya ikatan antara generasi, adat, dan tanah leluhur.

Bagi masyarakat adat, rumah adat bukan semata bangunan fisik. Ia merupakan ruang bertemunya sejarah, identitas, persaudaraan, serta tempat nilai-nilai leluhur diwariskan kepada anak cucu.

Peresmian Rumah Adat Uma Dato Nonot berlangsung selama dua hari, 1 hingga 2 Oktober 2026, dengan dihadiri rumpun keluarga besar Suku Uma Dato Nonot, tokoh adat, masyarakat Desa Babulu, personel Polres dan Polsek jajaran, serta para undangan.

Kapolres Malaka bersama anggota kembali ke Mako Polres Malaka pada pukul 18.20 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan terpantau berlangsung aman dan terkendali.

Dari langkah kaki menyusuri jalan adat hingga kebersamaan dalam prosesi leluhur, tersirat pesan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menghormati budaya, merawat persaudaraan, dan tumbuh bersama masyarakat. (AS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....