Wabup Belu Menghadiri Tabisan Enam Imam Baru Keuskupan Atambua
- 02 Okt 2026 22:26 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Enam diakon resmi ditahbiskan menjadi imam dalam Perayaan Ekaristi Pentahbisan Imam Baru Provinsial SVD Timor di Aula Biara SVD St. Yosef Nenuk, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Kamis 1 Oktober 2026.
Perayaan sakral yang mengusung tema “Ini Aku Tuhan, Utuslah Aku” tersebut dipimpin Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr., dan dihadiri ribuan umat, rohaniwan - rohaniwati, keluarga imam baru serta unsur pemerintah.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, S.T., yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Belu, menyampaikan apresiasi kepada para keluarga yang telah mempersembahkan putra-putra terbaiknya untuk pelayanan Gereja.
Menurut Vicente, tahbisan imam bukan sekadar sebuah kehormatan, tetapi merupakan panggilan sekaligus tanggung jawab untuk melayani umat.
"Menjadi imam bukan sekadar sebuah kehormatan, melainkan sebuah panggilan dan tanggung jawab pelayanan. Tahbisan yang diterima hari ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk menghadirkan kasih Tuhan di tengah umat,” ujar Vicente.
Ia mengingatkan para imam baru agar menjadikan tema tahbisan sebagai bentuk penyerahan diri dalam menjalankan tugas pelayanan.
“Jangan pernah lelah untuk melayani. Jangan pernah kehilangan hati untuk mendengarkan umat, dan jangan pernah berhenti menjadi tanda kehadiran Tuhan bagi siapa saja yang saudara layani,” pesannya.
Wabup Belu juga menegaskan bahwa Gereja memiliki peran penting dalam pembangunan manusia dan pembentukan karakter masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut pembangunan manusia yang beriman dan berkarakter.
Sementara itu, Uskup Atambua Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr., mengungkapkan rasa syukur atas terus bertumbuhnya panggilan imamat di wilayah Keuskupan Atambua.
Ia menyebut Keuskupan Atambua tidak pernah mengalami kekurangan panggilan. Bahkan, pentahbisan imam projo dijadwalkan kembali berlangsung pada November mendatang.
“Kita bersyukur karena Tuhan memberikan rahmat panggilan. Hari ini kita mengirim anak-anak kita untuk menjadi bagian dari umat manusia dan Gereja yang membutuhkan pelayanan iman, bahkan ke berbagai negara,” ungkap Mgr. Dominikus.
Uskup Atambua juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendukung perjalanan panggilan putra-putra mereka.
“Di balik panggilan seorang imam, ada doa seorang ibu dan pengorbanan seorang ayah. Keluarga tidak kehilangan seorang anak, melainkan mempersembahkan seorang putra bagi Tuhan,” katanya.
Perlu diinformasikan bahwa pentahbisan tersebut turut dihadiri Vikaris Jenderal Keuskupan Atambua, Pater Provinsial SVD Timor, Suster Provinsial SSPS Timor, pimpinan skolastikat, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Malaka.
Pentahbisan enam imam baru ini menjadi bagian dari dinamika kehidupan Gereja Katolik di wilayah perbatasan, sekaligus membawa harapan agar para imam baru dapat terus menghadirkan pelayanan, persaudaraan, damai dan sukacita Injil di tanah timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....