Perjuangan Orang Tua Hadirkan SMA Restorasi Kelas Jauh Ternate

  • 30 Sep 2026 06:21 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Keberadaan SMA Restorasi Kelas Jauh Ternate Kabupaten Alor tidak terlepas dari perjuangan dan swadaya masyarakat setempat. Sekolah yang menjadi satu-satunya jenjang SMA di wilayah Ternate tersebut berawal dari kepedulian orang tua terhadap akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat Ternate, Cornelis Hoyata, mengatakan gagasan menghadirkan sekolah diawali dengan diskusi antara masyarakat dari satu kampung ke kampung lainnya. Setelah terdapat kesepakatan, masyarakat kemudian bersama-sama mengupayakan fasilitas dan pendanaan untuk pembangunan sekolah.

Menurut Cornelis, semangat kekeluargaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama masyarakat Ternate dalam membangun fasilitas pendidikan. Masyarakat secara swadaya memberikan dukungan agar anak-anak tidak harus pergi jauh untuk mendapatkan pendidikan tingkat SMA.

“Awalnya kami berdiskusi dari satu kampung ke kampung lain. Setelah ada kejelasan, masyarakat kemudian bersama-sama berswadaya mengumpulkan dana untuk membangun sekolah. Bagi orang Ternate, keswadayaan dan kekeluargaan memang sangat dijunjung tinggi dalam membangun apa saja, termasuk sekolah ini,” ujar Cornelis. Selasa, 29 September 2026.

Dalam proses pembangunan sekolah tersebut, Cornelis juga menjadi salah satu pihak yang mendukung penyediaan lahan dengan menghibahkan tanah untuk lokasi pembangunan gedung sekolah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari semangat bersama masyarakat untuk menghadirkan pendidikan yang lebih dekat dengan anak-anak.

Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan baik sehingga mampu menjadi generasi yang cerdas, berkualitas, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Pendidikan, kata dia, menjadi jalan agar anak-anak tidak tumbuh tanpa keterampilan dan kesempatan untuk berkembang.

“Kami berharap anak-anak berupaya menjadi murid yang cerdas sehingga masa depan mereka lebih baik. Harapan orang tua adalah mereka jangan menjadi pengangguran atau tidak berpendidikan, tetapi menjadi orang yang berkualitas di masa yang akan datang,” kata Cornelis.

Cornelis juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang datang dari luar wilayah untuk mengajar di SMA Restorasi Kelas Jauh Ternate. Ia berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi para guru agar mereka tetap memiliki dukungan dan kenyamanan dalam menjalankan tugas mendidik anak-anak di wilayah tersebut.

Ia mengajak para siswa tidak takut untuk terus bersekolah karena pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah yang juga mendapat dukungan masyarakat. Cornelis berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap sekolah, siswa, dan guru yang telah berjuang memberikan pendidikan bagi generasi muda Ternate.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....