Gotong Royong dalam Pembangunan Gereja Bitefa-TTU
- 28 Sep 2026 15:33 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Sikap gotong royong menjadi kekuatan dalam pembangunan Gereja Bitefa selama 26 tahun. Umat menyumbangkan tenaga, material lokal, dana serta dukungan doa sesuai kemampuan keluarga.
Demikian dikatakan Wilson Naihati Ketua panitia pembangunan gereja Bitefa, kepada rri.co.id, Kamis 24 September 2026. Ia mengatakan dalam proses pembangunan Panitia membagi pekerjaan berdasarkan lingkungan dan menetapkan tanggung jawab serta batas waktu.
"Untuk pembangunan gereja kami ini berkat kerja sama yang kami bangun secara gotong royong.Material seperti batu, koral, pasir dan kayu banyak disediakan secara swadaya masyarakat, "tutur Wilson.
Kebersamaan yang dibangun membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan bagi umat. Kerja sama yang dibangun seperti tokoh adat, tokoh agama, generasi muda, seluruh umat serta diaspora memberikan dukungan pembangunan gereja kami ini, " kata Wilson.
"Ketika kita melakukan sesuatu secara bersama -sama maka pekerjaan yang berat akan terasa ringan. Semua ini karena berkat kerja sama kami seluruh pihak yang ada di wilayah kami," ucap Wilson.
Sistem gotong royong yang dibangun membuat kebutuhan pembangunan dapat dipenuhi secara bertahap sesuai kemampuan umat. Diharapkan kedepannya agar seluruh umat masyarakat Bitefa terus mempertahankan sistem gotong royong dalam lindungan hidup disetiap hari.
"Secara keseluruhan saya mengamati umat di Bitefa memiliki kesadaran yang tinggi dalam melakukan sesuatu. Saya harapkan untuk kita semua tetap mempertahankan sikap gotong royong dalam kehidupan kita sehari-hari," tutur Wilson
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....