Pemeliharaan Gereja Bitefa setelah di Resmikan
- 28 Sep 2026 21:50 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Gereja Bitefa kini menjadi ruang ibadah setelah diresmikan pada 21 September 2026. Perhatian umat saat ini diarahkan kepada pemeliharaan bangunan dan kehidupan iman bersama.
Demikian dikatakan Wilson Naihati Ketua panitia pembangunan gereja Bitefa, melalui rri.co.id, Kamis 24 September 2026. "Saat ini panitia bersama pemerintah desa serta elemen masyarakat berencana membahas mekanisme pemeliharaan gereja kedepannya,"tutur Wilson.
Dikatakan untuk proses pembangunan gereja Bitefa membutuhkan waktu yang sangat panjang kurang lebih 26 tahun. " Karena pembangunan gereja kita ini membutuhkan biaya yang mahal."
"Dan juga dengan proses pembangunan lama ini, maka kita sebagai umat perlu merawatnya bersama-sama. Fokus kami bagaimana untuk proses pemeliharaannya baik didalam maupun di luar gereja agar tetap awet," tutur Wilson.
Perawatan mencakup penataan, tanaman, fasilitas serta langkah menghadapi kerusakan pada masa mendatang. Keberadaan gereja diharapkan memperkuat semangat umat untuk rutin beribadah dan menjaga kebersamaan.
"Untuk perawatan yang perlu kita perhatikan itu seperti kebersihan , tanaman dihalaman gereja dan juga kita perhatikan fasilitas di dalam dan luar gereja. Ini sebagai komitmen kita sebagai umat katolik menjaga rumah ibadah kita," ucap Wilson.
Wilson Naihati menegaskan keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama pembangunan Gereja Bitefa. Pemeliharaan menjadi tanggung jawab bersama agar gereja dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Umat diharapkan merawat bangunan sekaligus kehidupan menggereja setelah pembangunan selesai dilaksanakan. "Sebagai ketua panitia saya mengajak seluruh umat mari kita sama- sama merawat rumah ibadah kita," tutur Wilson.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....