Personil Kodim Belu Bekali Kadet Unhan Jurus Bertani tanpa Tanah

  • 20 Sep 2026 08:13 WIB
  •  Atambua

‎RRI.CO.ID, Atambua – Bertani tak selalu membutuhkan lahan luas. Dengan teknologi sederhana, pekarangan sempit pun bisa menghasilkan sayuran. Konsep inilah yang diperkenalkan Anggota Kodim 1605/Belu, Serma Nova Tadung Samara, kepada Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Atambua melalui pelatihan budidaya hidroponik, Rabu 16 September 2026.

‎Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI membekali generasi muda dengan keterampilan praktis di bidang pertanian modern sekaligus mendorong kesadaran terhadap pentingnya ketahanan pangan.

‎Serma Nova tidak hanya memberikan penjelasan mengenai konsep hidroponik, tetapi juga membimbing para kadet memahami tahapan dasar budidaya tanaman sayuran dengan metode tersebut.

‎Materi yang diberikan meliputi pemilihan media tanam, kebutuhan nutrisi tanaman, pengaturan pH air hingga teknik pemeliharaan tanaman.

‎Menurut Serma Nova, hidroponik memiliki keunggulan karena dapat diterapkan pada lahan terbatas sehingga relevan dikembangkan di kawasan perkotaan maupun lingkungan permukiman.

‎Pemanfaatan teknologi pertanian sederhana ini, kata dia, dapat menjadi salah satu langkah untuk mendorong kemandirian pangan, mulai dari tingkat rumah tangga hingga lingkungan instansi.

‎Antusiasme terlihat dari para kadet yang mengikuti setiap tahapan pembekalan. Mereka mendapatkan pengalaman langsung mengenai bagaimana teknologi pertanian dapat diterapkan untuk menghasilkan pangan meski dengan keterbatasan lahan.

‎"Melalui kegiatan ini, kami berharap para kadet mahasiswa Unhan tidak hanya menguasai ilmu pertahanan negara secara teori, tetapi juga memiliki keahlian praktis yang aplikatif untuk memberdayakan masyarakat di bidang ketahanan pangan," ujar Serma Nova.

‎Pembekalan tersebut sekaligus memperluas perspektif para kadet bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu aspek yang dapat diperkuat melalui pemanfaatan teknologi dan pemberdayaan masyarakat.

‎Sinergi TNI dan dunia akademis ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat mendorong para kadet mengembangkan keterampilan hidroponik dan memperkenalkannya kepada masyarakat ketika mereka nantinya terjun ke tengah masyarakat.

‎Dengan demikian, lahan terbatas tidak lagi menjadi alasan untuk membiarkan pekarangan tidak produktif. Melalui hidroponik, ruang sempit pun dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketersediaan pangan secara berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....