Warga Tualene Tetap Bertani di tengah Musim Kemarau
- 31 Agt 2026 19:17 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu – Masyarakat Inggureo, Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), umumnya bermata pencaharian sebagai petani. Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu daerah penghasil padi dengan luas areal persawahan yang cukup besar.
Setiap tahun, masyarakat setempat menghasilkan gabah dan beras yang melimpah. Pantauan rri.co.id di Desa Tualene, Senin, 31 Agustus 2026 memperlihatkan warga yang mulai mengolah kembali lahan kosong pascapanen.
Setiap pergantian musim kemarau, masyarakat tidak kehilangan cara untuk tetap melanjutkan aktivitas pertanian. "Selain padi, bawang merah dan semangka juga cukup produktif ditanam di wilayah ini," ujar Sofia, seorang warga lokal.
Menurut Sofia, hasil panen padi masyarakat tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi tersebut terjadi karena intensitas curah hujan selama musim tanam tahun ini terbilang lebih rendah.
Warga lainnya, Daniel Tode, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan berupa sejumlah bak penampungan air bagi masyarakat. "Bantuan tersebut sangat membantu kami memenuhi kebutuhan air untuk mengairi berbagai jenis tanaman," kata Daniel.
Daniel menuturkan, pada musim kemarau, masyarakat menjalankan aktivitas pertanian dengan sistem penyiraman manual. "Kami memanfaatkan air sumur dan penampungan air untuk menyiram tanaman menggunakan mesin pompa," ucapnya.
Keberadaan sumber air tersebut memudahkan masyarakat untuk memanfaatkan kembali lahan kosong guna menanam tanaman hortikultura. Dengan ketekunan bertani, warga optimistis seluruh kebutuhan ekonomi keluarga dapat terus terpenuhi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....