Pemilihan Ketua OSIM MAN Alor Jadi Sarana Pembelajaran Demokrasi
- 30 Agt 2026 20:25 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN Alor menyelenggarakan pemilihan Ketua OSIM secara langsung sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan di lingkungan madrasah. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar memilih pemimpin dan mengenal proses demokrasi secara langsung.
Ketua OSIM MAN Alor periode 2025–2026, Azzam Al-Fajri Tara, mengatakan proses pemilihan dilakukan secara terbuka dan melibatkan siswa secara langsung. Menurutnya, penghitungan suara yang dilakukan setelah pemungutan membuat siswa dapat melihat hasil pemilihan secara langsung.
“Sistem demokrasi di MAN Alor ini bagus dan dilakukan secara transparan. Setelah pemungutan suara, langsung dilakukan penghitungan agar siswa dapat melihat bahwa proses ini benar-benar dilaksanakan secara transparan,” ujar Azzam kepada rri.co.id, Kamis (27/8/2026).
Azzam menjelaskan, persiapan pemilihan telah dilakukan sejak beberapa minggu sebelumnya. Panitia menyiapkan berbagai kebutuhan hingga mematangkan persiapan teknis beberapa hari sebelum pemungutan suara.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada siswa untuk menggunakan hak pilih, menentukan pilihan, serta menghargai perbedaan pilihan dengan teman-temannya. Guru juga turut dilibatkan sebagai pemilih dalam pemilihan Ketua OSIM.
Azzam menilai pengalaman tersebut penting bagi siswa karena mereka dapat belajar menerima hasil pemilihan dan menghargai keputusan yang telah ditetapkan bersama.
“Yang paling penting, teman-teman bisa belajar menggunakan hak pilih, menghargai pilihan orang lain, dan menerima siapa pun yang terpilih. Saya berharap ketua OSIM berikutnya bisa menjalankan amanah dengan baik dan membawa OSIM MAN Alor menjadi lebih baik,” katanya.
Ia berharap ketua OSIM yang terpilih dapat menjalankan program organisasi dengan baik serta melibatkan siswa dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan madrasah.
Pemilihan Ketua OSIM MAN Alor diharapkan tidak hanya menjadi proses pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi pengalaman bagi siswa untuk belajar tentang demokrasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan sejak di lingkungan madrasah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....