Kapolres Alor Ajak Orang Tua Bentengi Generasi Muda dari Tawuran

  • 29 Agt 2026 07:44 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, mengajak para orang tua meningkatkan perhatian, pengawasan, dan komunikasi dengan anak sebagai langkah bersama mencegah kenakalan remaja, tawuran, serta berbagai tindakan anarkis.

Kapolres menilai anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan keluarga dan daerah. Karena itu, orang tua perlu mengenal lingkungan pergaulan, aktivitas, serta teman-teman anak, tidak hanya memastikan mereka berada di rumah.

“Anak-anak kita adalah aset dan masa depan keluarga serta daerah. Karena itu, mari kita jaga mereka dengan perhatian, kasih sayang dan pengawasan. Jangan sampai mereka terpengaruh lingkungan yang salah hingga terlibat dalam tawuran maupun tindakan kekerasan,” ujar AKBP Nur Azhari. Jumat, 28 Agustus 2026.

Ia juga mendorong orang tua membangun komunikasi yang lebih dekat dengan anak. Menurutnya, waktu bersama keluarga dapat menjadi ruang bagi anak untuk bercerita, menyampaikan persoalan, sekaligus mendapatkan arahan yang tepat dari orang tua.

“Luangkan waktu untuk duduk bersama anak-anak. Dengarkan cerita mereka, kenali teman-temannya dan berikan arahan dengan cara yang baik. Kedekatan antara orang tua dan anak akan membuat mereka merasa diperhatikan dan memiliki tempat untuk menyampaikan setiap persoalan,” katanya.

Kapolres Alor turut mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi dan terlibat dalam tawuran maupun aksi kekerasan. Ia menegaskan, tawuran bukan solusi penyelesaian masalah, tetapi justru dapat membahayakan keselamatan, merugikan masyarakat, dan menimbulkan konsekuensi hukum.

Untuk mencegah kenakalan remaja dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman, Polres Alor mengajak orang tua, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat bersama-sama membina generasi muda. Jajaran Bhabinkamtibmas juga didorong terus hadir melalui kegiatan sambang, edukasi, dan komunikasi di tengah masyarakat. Polres Alor mengingatkan masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan atau mengetahui potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....