Kodim TTU Survei Kali Oelfab untuk Pembangunan Jembatan-Permudah Akses Masyaraka

  • 28 Agt 2026 10:21 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Kondisi Kali Oelfab di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT, sangat memprihatinkan karena tidak memiliki jembatan penyeberangan yang memadai. Padahal kali tersebut merupakan merupakan jalur harian wajib yang harus diseberangi oleh guru dan siswa SDN Oelfab demi mencapai lokasi sekolah.

‎Kondisi Kali Oelfab, sempat menghebohkan jagad Maya ketika Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU, Beato Yoseph Frent Omenu, S.STP mendatangi sekolah tersebut pada Kamis 27 Agustus 2026 dan membawa program bantuan perlengkapan sekolah, rombongannya sempat tertahan dan kesulitan karena harus turun langsung menerjang aliran air sungai.

‎Menindaklanjuti kondisi tersebut yang sempat viral di media sosial, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto,S.Sos memerintahkan Koramil 1618-02 Kapten Inf Adolfo Mendonsa bersama Babinsa untuk turun langsung ke lapangan supaya melakukan pengecekan langsung di lokasi.

‎Menurut Letkol Arm Bambang, Koramil 1618-02 melakukan survei geografis dan peninjauan medan dan didampingi Tim Zizi Bangunan (Zibang) Kupang IX/1-A. Survei ini merupakan tahapan awal yang krusial untuk merancang teknis konstruksi jembatan yang aman. Berdasarkan hasil pengukuran, jembatan beton yang direncanakan memiliki panjang kurang lebih 42 meter dengan lebar 6 meter.

‎"Akses tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi jalur yang digunakan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas. Berbagai aktivitas mulai dari menghadiri kegiatan sosial kemasyarakatan, mengangkut hasil kebun, menuju sekolah, hingga mendukung mobilitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat namun terhambat oleh ketiadaan jembatan", kata Letkol Arm Bambang.

‎Letkol Bambang menekankan bahwa dunia pendidikan, sangat membutuhkan keberadaan akses yang aman dan menjadi kebutuhan penting, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus melintasi kawasan Kali Oelfab untuk menuju maupun kembali dari sekolah. Demikian pula bagi tenaga kesehatan, akses tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung kelancaran pelayanan kesehatan, khususnya ketika petugas harus menjangkau masyarakat yang berada di wilayah dengan kondisi medan yang cukup menantang.

‎“TNI hadir bukan hanya ketika pembangunan dimulai, tetapi sejak kebutuhan masyarakat ditemukan dan harus dicarikan jalan keluarnya. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar rencana pembangunan jembatan di Kali Oelfab dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga ke depan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran akses pendidikan, ekonomi dan aktivitas warga,” ujar Dandim (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....