Pembibitan Kakao Jadi Langkah Pengembangan Komoditas Unggulan Desa Fanating
- 27 Agt 2026 07:10 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Desa Fanating mulai memanfaatkan potensi wilayahnya untuk mengembangkan pembibitan kakao. Komoditas tersebut dinilai memiliki peluang tumbuh karena kondisi suhu, tanah dan lingkungan setempat dianggap mendukung perkembangan tanaman kakao.
Pembibitan kakao saat ini dikelola Kelompok Tani CP Tahuna Indah. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pengembangan kakao secara lebih terarah di Desa Fanating, setelah sebelumnya tanaman kakao lebih banyak dikembangkan secara terbatas di sejumlah wilayah lain.
Pengawas Pembibitan Kakao Kelompok Tani Desa Fanating, Yamin Lakidan, mengatakan kondisi alam menjadi salah satu alasan kelompok optimistis mengembangkan kakao. Menurutnya, kesesuaian lingkungan menjadi modal penting untuk keberlanjutan pembibitan.
“Kalau dilihat dari suhu, kondisi tanah dan lingkungan di sini, untuk kakao cocok. Karena itu kami melihat pembibitan ini bisa berjalan baik di Desa Fanating,” ujar Yamin. Rabu, 26 Agustus 2026.
Saat ini, pembibitan tersebut telah menyiapkan sekitar 200 ribu polybag untuk mendukung penyediaan bibit kakao. Bibit yang dihasilkan nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi satu kelompok, tetapi disalurkan berdasarkan kebutuhan kelompok tani melalui CPCL dari dinas terkait.
“Untuk distribusinya nanti dari dinas ada CPCL. Dari kelompok-kelompok tani itu masing-masing mendapatkan sesuai penetapan dan kebutuhan yang sudah ditentukan,” katanya.
Pengembangan pembibitan kakao diharapkan menjadi fondasi bagi perluasan tanaman kakao di Kabupaten Alor. Dengan memanfaatkan kesesuaian lingkungan dan ketersediaan tenaga masyarakat, Desa Fanating berpeluang menjadi salah satu lokasi pengembangan bibit kakao untuk mendukung kelompok tani di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....