HUT ke-81 RI, Wabup Alor Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Pembangunan

  • 18 Agt 2026 17:22 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Alor untuk memaknai 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat persatuan dan bersama-sama membangun daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Alor di Lapangan Mini Kalabahi.

Upacara yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, TNI-Polri, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, pelajar, Pramuka, serta masyarakat Kabupaten Alor.

Dalam kesempatan tersebut, Rocky Winaryo menyampaikan bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

“81 tahun Indonesia Merdeka mengajarkan kita bahwa kemerdekaan bukanlah garis akhir. Kemerdekaan adalah amanah untuk terus bekerja, terus membangun, dan terus memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik,” ujarnya. Senin, 18 Agustus 2026.

Wabup Rocky mengatakan, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga dukungan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, perempuan, dunia usaha, akademisi, serta seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk mendorong kemajuan daerah.

“Dari Tanah Alor, dari Gerbang Timur Indonesia, mari kita satukan langkah, satukan hati, dan satukan kekuatan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, perempuan, dunia usaha, akademisi dan seluruh elemen masyarakat,” kata Rocky.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat perekonomian, menjaga persaudaraan, kerukunan, dan kedamaian, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik. Menurutnya, posisi Alor sebagai gerbang timur harus diwujudkan melalui gerakan pembangunan yang nyata, bukan sekadar semboyan.

“Kita ingin Gerbang Timur bukan hanya menjadi sebuah semboyan, tetapi menjadi gerakan nyata untuk membuka pintu kemajuan dari Alor menuju Nusa Tenggara Timur dan Indonesia. Dengan spirit Alor Berkemas, kita bergerak bersama, membangun dengan hati, bekerja dengan tenaga, berpikir dengan ilmu, dan melayani dengan ketulusan,” tuturnya.

Rocky menyebut berbagai potensi daerah seperti laut dan perikanan, pertanian, peternakan, pariwisata dan budaya, kain tenun, ekonomi kreatif, serta sumber daya manusia harus menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Alor. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Nusa Tenggara Timur dan menjadikan Alor sebagai pintu kemajuan dari kawasan timur Indonesia.

“Mari kita jadikan setiap potensi Alor sebagai kekuatan, lautan dan perikanan kita, pertanian dan peternakan kita, pariwisata dan budaya kita, kain dan ekonomi kreatif kita, serta sumber daya manusia kita sebagai formasi untuk mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera,” ungkapnya.

Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara dijabat Bupati Alor, Iskandar Laka Mau, dengan Wakil Bupati Alor sebagai cadangan Inspektur Upacara. Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Laut (P) Musliman, S.H., dengan cadangan Kapten Inf. Panuel Tangledang, sedangkan Komandan Upacara dijabat IPDA Ibrahim F. Usman, S.H., dengan cadangan IPDA Yohanes Hamilkar Muda. Pembawa acara berasal dari Protokol Pemda, sementara pembaca teks Proklamasi adalah Ketua DPRD Kabupaten Alor dengan cadangan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor. Doa dipimpin Sostenis Namangdjabar, S.Th.

Pasukan upacara terdiri atas barisan Kodim 1622/Alor, Polres Alor, Brimob Polri, Satpol PP, ASN, pelajar SD/SMP/SMA, Pramuka, serta tamu undangan. Urusan pengibaran Sang Merah Putih dilaksanakan Paskibraka, komunikasi oleh Dinas Kominfo Kabupaten Alor, kesehatan oleh Dinas Kesehatan, perlengkapan oleh Dinas PUPR, transportasi oleh Dinas Perhubungan, dan urusan doa oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor. Dalam rangkaian upacara juga dilaksanakan pembacaan Proklamasi, mengheningkan cipta, pembacaan doa, pengibaran Bendera Merah Putih, amanat, lagu-lagu perjuangan, serta Andhika Bhayangkari.

Menutup amanatnya, Rocky Winaryo kembali menyerukan semangat kebersamaan untuk membangun Alor dan Nusa Tenggara Timur. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk bekerja, bergerak, dan maju bersama. “Ayo bangun NTT, ayo bangun Alor, ayo kita jadikan Gerbang Timur sebagai pintu kemajuan. Dengan spirit Alor Berkemas, kita bekerja bersama, bergerak bersama, dan maju bersama. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Indonesia maju, Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Merdeka, merdeka, merdeka,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....