SPBU Wekatimun dikuasai Pengepul BBM Warga Minta Pengawasan diperketat
- 14 Agt 2026 18:15 WIB
- Atambua
RRI.CO,ID, Atambua - Sejumlah Pengendara di Kabupaten Belu mengeluhkan kondisi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Wekatimun, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu yang terdapat sejumlah aktivitas kendaraan dengan tangki besar bahkan modifikasi yang diduga digunakan oleh pengepul untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM), dalam jumlah banyak.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu masyarakat, yang hendak mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari, Warga mengaku harus mengantre lebih lama karena jalur antrian banyak diisi kendaraan tangki modifikasi.
Salah seorang warga, Alo yang berprofesi sebagai ojek mengaku kecewa karena kondisi ini dibiarkan dan tidak terdapat tindakan tegas dari baik dari pihak pertamina maupun penertiban gabungan sehingga para pengepul BBM merajalela, bahkan sering berulang kali mengisi tanpa mendapatkan teguran.
Menurut Alo kondisi yang ada perlu mendapatkan pengawasan lebih ketat agar distribusi BBM dapat berjalan dengan adil dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar.
“Mereka datang dengan motor modifikasi, bisa jadi mobil juga, baru datang bukan isi sekali saja, tapi berulang kali, kami yang motor kecil tunggu lama karena mereka isi lama sekali, tolong tertibkan dulu, sudah benar-benar meresahkan,” ujar Alo kepada rri.co.id Rabu 13 Agustus 2026.

Kondisi yang ada, Ia menginginkan pengelola SPBU bersama aparat dan instansi melakukan pengawasan terhadap aktivitas pengisian BBM, termasuk memastikan kendaraan yang melakukan pengisian berulang tidak melanggar ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, Pengawasan dinilai penting untuk mencegah terjadinya penyelewengan distribusi BBM bersubsidi serta memastikan masyarakat memperoleh haknya.
Di sisi lain, kembali ia menegaskan pengawasan di SPBU tidak hanya dilakukan secara insidental, tetapi secara rutin dan Petugas diminta memastikan proses pengisian berlangsung sesuai aturan.
Masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Dengan pengawasan yang lebih ketat, distribusi BBM di wilayah Wekatimun diharapkan dapat berlangsung tertib, transparan, dan tepat sasaran. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....