Kodim 1605/Belu Target Pembangunan Empat Jembatan Perintis Garuda Rampung

  • 13 Agt 2026 06:26 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Kodim 1605/Belu terus bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan empat jembatan perintis garuda yang tersebar di wilayah Kabupaten Belu dan Malaka. Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membuka keterisolasian wilayah wilayah pedalaman sekaligus mempermudah a mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste

Dandim 1605/Belu Letkol Arh. Arisetyo Ardiyanto menyampaikan terdapat 4 jembatan perintis garuda yang dikerjakan Kodim 1605/Belu yang menyebar untuk tiganya fi Kabupaten Belu sementara satunya berada di Kabupaten Malaka.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan mengenai lokasi pembangunan 4 jembatan ini dibangun di lokasi yang menjadi keluhan masyarakat karena kodnsinya yang sulit diakses menuju ke ruas jalan utama dengan dua berlokasi di Kelurahan Rinbensi tepatnya di Sukabiren dan Beinoka ke Lafaekfera dan sat jembatan beton di Oetfo, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, sementara satunya berupa jembatan gantung di wilayah Weliman Kabupaten Malaka.

“ Tentunya, kehadiran jembatan perintis Garuda tidak hanya mempermudah masyarakat dalam bepergian, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi. Akses transportasi yang semakin terbuka memungkinkan masyarakat lebih mudah membawa hasil pertanian dan perkebunan untuk dipasarkan, sekaligus mempercepat distribusi kebutuhan,” ujar Dandim Beli kepada rri.co.id, Rabu 12 Agustus 2026.

Mengenai progres pembangunan, Ardiyanto menguraikan saat ini pembangunan jembatan gantung di Beinoka, Lafaekfera telah rampung 100 persen. Sementara itu untuk pengerjaan dua jembatan gantung lainnya dalam pemasangan tali sling dan akan rampung pekan ini, sementara itu jembatan beton progres mencapai 95 persen sisa tahap pengecoran lantai.

“Jadi semua berjalan dengan baik, dan semua tinggal finishing dan dapat dirampungkan dalam pekan ini,” kata Ardyanto.

Mantan Danyon Arhanud Kupang ini menambahkan, dengan kehadiran empat jembatan perintis akan mempermudah aktivitas warga, baik dalam sektor pendidikan, ekonomi maupun untuk kesejahteraan.

Dia menambahkan, keberadaan jembatan tidak hanya saat ini saja digunakan tapi juga warga harus menjaga dan merawat sehingga tetap awet bisa mendukung kebutuhan seluruh warga sampai dengan tahun-tahun berikutnya. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....