SMAK St. Yoseph Kalabahi Lolos 16 Besar CCK Undana dengan Ranking Satu

  • 12 Agt 2026 16:07 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - SMA Katolik St. Yoseph Kalabahi, Kabupaten Alor, berhasil lolos ke babak 16 besar Lomba Cerdas Cermat Kimia (CCK) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, setelah bersaing pada babak 32 besar, 6 Agustus 2026 lalu.

Keberhasilan tersebut semakin membanggakan karena SMAK St. Yoseph Kalabahi berhasil menempati peringkat pertama dengan total perolehan 406 poin, mengungguli peserta lainnya yang berada di posisi kedua dengan 386 poin dan posisi ketiga dengan 324 poin.

Guru Pendamping SMAK St. Yoseph Kalabahi, Amehsti Mooli, M.Pd., mengatakan hasil tersebut menjadi buah dari proses pembimbingan dan persiapan yang dilakukan bersama para siswa. Ia bersyukur tim yang mewakili Kabupaten Alor dapat melaju ke babak berikutnya dengan hasil terbaik.

“Puji Tuhan hari ini hasilnya sudah keluar. Kami bersyukur SMA Katolik St. Yoseph Kalabahi mewakili Kabupaten Alor lolos ke babak 16 besar dengan urutan pertama, dengan total skor 406. Kami yakin dengan kemampuan anak-anak dan berharap mereka bisa melaju ke babak 8 besar hingga final,” ujar Amehsti. Selasa, 11 Agustus 2026.

Selanjutnya, babak 16 besar CCK akan dilaksanakan secara langsung atau offline di Universitas Nusa Cendana, Kupang, pada 15 September 2026 mendatang. Tim SMAK St. Yoseph Kalabahi pun mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi sekolah-sekolah terbaik dari berbagai daerah di NTT.

Kepala SMAK St. Yoseph Kalabahi, Rm. Krisantus K. Luan, Pr., S.Fil., MM., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada tiga siswa serta guru pendamping yang telah membawa nama sekolah dan Kabupaten Alor menempati peringkat pertama. Ia mengingatkan para siswa untuk tetap tekun, rendah hati, dan terus mempersiapkan diri menghadapi babak 16 besar.

“Proficiat untuk tiga murid SMAK St. Yoseph Kalabahi dan Ibu Esty sebagai guru pembimbing yang sudah lolos ke babak 16 besar dengan menempati ranking satu. Semua yang diperoleh siswa berkat ketekunan dan keuletan belajar dalam kolaborasi pembimbingan bersama Ibu Esty. Mereka tidak takut gagal, tetapi belajar untuk terus maju dan berkembang,” ujar Rm. Krisantus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....