Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 di Atambua Dorong Pertumbuhan Pariwisata
- 06 Agt 2026 22:37 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia kembali menggelar Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 dengan mengusung tema "Explore the Border, Feel the Wonder". Festival yang berlangsung pada 4 hingga 8 Agustus 2026 ini menjadi ajang promosi pariwisata, ekonomi kreatif, serta penguatan hubungan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
Pembukaan Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 berlangsung meriah di pelataran Plaza Perizinan Timor, Atambua, Kabupaten Belu, Kamis 6 Agustus 2026 malam. Acara ditandai dengan pemukulan tihar secara bersama oleh Kepala Biro Data dan Sistem Informasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Nova Arisne, didampingi Bupati Belu Willy Brodus Lay serta Agen Konsulat Timor Leste dan perwakilan KBRI Dili.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Data dan Sistem Informasi Kementerian Pariwisata RI, Nova Arisne, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu atas sinergi dan koordinasi yang telah terjalin sehingga Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 dapat kembali terselenggara.
"Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang telah berkoordinasi dengan baik sehingga kegiatan Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 dapat kembali terlaksana. Kabupaten Belu merupakan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan dengan Republik Demokratik Timor Leste," ujarnya.
Ia mengatakan, melalui Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, Kementerian Pariwisata ingin menunjukkan bahwa kawasan perbatasan tidak hanya menjadi pintu gerbang antarnegara, tetapi juga mampu berkembang sebagai pusat pertumbuhan pariwisata, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan masyarakat.
"Melalui Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, kami ingin menunjukkan bahwa kawasan perbatasan bukan hanya menjadi pintu gerbang antarnegara, tetapi juga pusat pertumbuhan pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat," katanya.
Selama pelaksanaan festival, berbagai kegiatan digelar, di antaranya bazar UMKM, kompetisi pelajar, serta kompetisi paduan suara yang memperebutkan Piala Menteri Pariwisata. Kompetisi tersebut diikuti lima tim paduan suara dari Indonesia dan Timor Leste sebagai bentuk kolaborasi seni dan budaya kedua negara.
Nova Arisne menilai Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 menjadi bukti bahwa sebuah event mampu memperkuat identitas budaya, membangun kolaborasi lintas negara, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
"Kami berharap kegiatan ini terus berkembang menjadi agenda unggulan kawasan perbatasan, semakin mempererat persahabatan antarnegara, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Belu, Willy Brodus Lay, mengatakan Garuda Sakti Cross Border Fest merupakan simbol persatuan, persahabatan, dan kolaborasi lintas batas yang semakin mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Timor Leste.
"Festival ini menjadi simbol persatuan, persahabatan, dan kolaborasi lintas batas. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan antara masyarakat Indonesia dan Timor Leste," ujarnya.
Willy Lay juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang telah berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam menyukseskan penyelenggaraan festival tersebut.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang telah berkolaborasi dan bersinergi dengan banyak pihak sehingga Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 dapat terselenggara dengan baik. Kami berharap festival ini semakin mengembangkan sektor pariwisata, meningkatkan ekonomi kreatif, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu," katanya.
Pembukaan Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 turut dihadiri Agen Konsulat Timor Leste, perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Asisten II Setda Kabupaten Malaka, Ketua DPRD Belu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Belu, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan dari Indonesia dan Timor Leste.
Melalui penyelenggaraan Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, Pemerintah Indonesia berharap kawasan perbatasan Belu semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu memperkuat diplomasi budaya, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....