Tim Kimia SMAK St. Yoseph Kalabahi Bidik Babak 16 Besar LSC Nasional
- 05 Agt 2026 13:43 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMAK St. Yoseph Kalabahi. Tim sekolah tersebut berhasil melaju ke babak 32 besar ajang Lomba Sains Kimia (LSC) setelah melewati tahapan seleksi yang diikuti puluhan sekolah dari berbagai daerah.
Keberhasilan itu menjadi bukti komitmen sekolah dalam membina peserta didik di bidang akademik. Lolosnya tim ke babak 32 besar sekaligus membuka peluang untuk melangkah ke babak berikutnya hingga berkompetisi secara luring di Kupang apabila berhasil menembus 16 besar.
Guru Kimia SMAK St. Yoseph Kalabahi, Amehsti Mooli, mengatakan perjalanan menuju babak 32 besar diawali dari proses seleksi yang diikuti lebih dari 30 sekolah dengan jumlah tim yang juga mencapai puluhan. Ia bersyukur tim binaannya mampu menunjukkan kemampuan terbaik hingga lolos ke tahap selanjutnya.
"Kami sangat bersyukur karena dari proses seleksi bersama lebih dari 30 sekolah, puji Tuhan kami bisa lolos hingga babak 32 besar. Ini menjadi pencapaian yang membanggakan, tetapi perjuangan kami belum selesai karena masih ada tahapan berikutnya yang harus dihadapi," ujar Amehsti. Selasa, 04 Agustus 2026.
Ia menambahkan, dukungan penuh dari pihak sekolah menjadi salah satu faktor penting yang mendorong semangat para siswa untuk terus berprestasi. Menurutnya, sekolah selalu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik, termasuk melalui pembimbingan secara intensif baik secara daring maupun luring sebagai persiapan menghadapi babak berikutnya.
Amehsti berharap tim binaannya mampu menembus babak 16 besar sehingga dapat mengikuti perlombaan secara langsung di Kupang. Ia optimistis dengan persiapan yang matang dan kerja keras seluruh tim, para siswa mampu meraih hasil terbaik bahkan bersaing memperebutkan posisi juara.
Sementara itu, anggota Tim CCK SMAK St. Yoseph Kalabahi, Carlalita P. Djobo, mengaku senang atas keberhasilan timnya melaju ke babak 32 besar. Meski demikian, ia menilai pencapaian tersebut masih merupakan langkah awal sehingga tim harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan yang semakin ketat.
"Kami tentu senang, tetapi belum puas karena ini baru awal perjalanan. Dukungan sekolah luar biasa, terutama dari Ibu guru yang setiap hari membimbing kami dan selalu membantu ketika ada materi yang belum kami pahami. Itu yang membuat kami semakin percaya diri untuk menghadapi babak berikutnya. Harapan kami bisa lolos ke 16 besar dan bertanding di Kupang," kata Carlalita.
Anggota tim lainnya, Baptista Onlet, turut menyampaikan apresiasi kepada sekolah, orang tua, serta rekan-rekan yang terus memberikan dukungan. Ia juga mengajak siswa lainnya untuk tidak takut mempelajari kimia. Menurutnya, mata pelajaran tersebut akan lebih mudah dipahami apabila menguasai konsep dasarnya, sehingga semangat belajar dan terus mengasah kemampuan menjadi kunci meraih prestasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....