UNTRIB Kalabahi Kukuhkan 366 Lulusan Wisuda Angkatan XVI, Siap Berdaya Saing

  • 03 Agt 2026 13:47 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Universitas Tribuana (UNTRIB) Kalabahi mewisuda sebanyak 366 lulusan pada Wisuda Angkatan XVI Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa di Aula Perjuangan Kalabahi, Sabtu 1 Agustus 2026. Prosesi wisuda tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNTRIB Kalabahi, Elia Maruli, SE., MM., dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis XIX UNTRIB.

Sebanyak 366 lulusan yang mengikuti prosesi wisuda berasal dari lima fakultas dan 12 program studi. Lulusan tersebut berasal dari Program Studi Matematika, Kimia, Teknik Informatika, Teknologi Hasil Pertanian, Agribisnis, Perikanan, Ilmu Hukum, Manajemen, Pendidikan Teologi, Pendidikan Bahasa Inggris, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Pelaksanaan wisuda tahun ini mengusung tema "Ilmu Berdampak, Masyarakat Berdaya." Tema tersebut menegaskan komitmen UNTRIB untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama masa perkuliahan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui tema tersebut, UNTRIB menekankan bahwa pendidikan tinggi harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

Ketua Panitia Wisuda UNTRIB, Dr. Jahved Ferianto Maro, S.Pi., M.Si., mengatakan lulusan yang dihasilkan UNTRIB tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja di daerah, tetapi juga dibentuk agar memiliki kemampuan bersaing pada tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, orientasi tersebut menjadi bagian dari komitmen universitas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pembangunan serta perkembangan dunia kerja yang terus berubah.

Jahved menjelaskan, selama menjalani pendidikan di UNTRIB, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga dibekali dengan keterampilan, kemampuan beradaptasi, serta pola pikir yang terbuka terhadap berbagai perubahan. Pembentukan karakter dan pola pikir tersebut dinilai penting agar lulusan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika dunia kerja sekaligus menciptakan berbagai peluang sesuai kompetensi yang dimiliki.

"Kami membangun mindset mahasiswa agar tidak hanya terperangkap di Nusa Kenari tercinta. SDM yang dibangun di kampus perbatasan ini adalah SDM yang memiliki daya saing global, mampu beradaptasi, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di mana pun berada," kata Javed Maro dalam konferensi pers usai pelaksanaan wisuda.

Menurut Jahved, keberhasilan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ilmu yang diperoleh selama menempuh perkuliahan, tetapi juga dipengaruhi oleh kemauan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Karena itu, UNTRIB terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan alumninya sebagai bagian dari evaluasi untuk memastikan kualitas pendidikan yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, sekitar 67 hingga 68 persen alumni UNTRIB telah bekerja dan berkontribusi di berbagai bidang. Capaian tersebut, menurut Jahved, menjadi salah satu indikator bahwa lulusan UNTRIB mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja serta memiliki peluang untuk berkembang sesuai bidang keilmuan masing-masing.

"Kami optimistis lulusan yang dihasilkan saat ini bukan lulusan yang biasa-biasa saja. Mereka adalah lulusan yang siap bertarung di era yang perkembangannya sangat cepat dan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta keluarga mereka," ujarnya.

Selain terus meningkatkan kualitas lulusan, UNTRIB juga melakukan pembenahan dalam pelayanan akademik kepada mahasiswa. Salah satu inovasi yang diterapkan pada pelaksanaan wisuda tahun ini adalah penyerahan ijazah secara langsung kepada wisudawan saat prosesi wisuda berlangsung sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan akademik.

Sementara itu, Rektor UNTRIB Kalabahi, Elia Maruli, SE., MM., mengatakan keberadaan UNTRIB sebagai perguruan tinggi di wilayah perbatasan memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Menurut Elia, keberadaan kampus di kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) tidak menjadi hambatan bagi mahasiswa untuk berkembang. Sebaliknya, kondisi tersebut menjadi motivasi bagi UNTRIB untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang membuka akses dan peluang lebih luas bagi generasi muda di Kabupaten Alor maupun wilayah sekitarnya.

"UNTRIB berada di wilayah perbatasan, sehingga kami memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga memiliki kapasitas untuk berkompetisi secara nasional maupun global. Letak geografis bukan menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk meraih kesempatan yang lebih luas," ujar Elia Maruli.

Ia menjelaskan, UNTRIB terus mengembangkan proses pendidikan dengan memperkuat aspek pengetahuan, keterampilan, dan karakter mahasiswa. Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga membentuk individu yang mandiri, memiliki tanggung jawab sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

Elia menambahkan, pelaksanaan Wisuda Angkatan XVI juga menjadi salah satu bentuk komitmen UNTRIB dalam meningkatkan pelayanan akademik kepada mahasiswa. Penyerahan ijazah secara langsung pada hari wisuda dapat dilakukan karena proses ujian skripsi telah diselesaikan lebih awal, sehingga seluruh administrasi akademik, termasuk pencetakan ijazah, dapat dirampungkan sebelum pelaksanaan wisuda.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya universitas dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada mahasiswa sekaligus memastikan seluruh proses akademik berjalan secara efektif, efisien, dan tepat waktu sehingga lulusan dapat segera memanfaatkan ijazahnya untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sivitas akademika, serta pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan rangkaian Dies Natalis XIX dan Wisuda Angkatan XVI Tahun Akademik 2025/2026 sehingga seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan lancar.

Melalui pelaksanaan wisuda tersebut, UNTRIB berharap para lulusan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, keluarga, dan pembangunan daerah. Harapan tersebut sejalan dengan tema "Ilmu Berdampak, Masyarakat Berdaya," yang menekankan bahwa setiap lulusan diharapkan menjadi sumber daya manusia yang berdaya saing, adaptif, dan mampu menghadirkan dampak positif melalui ilmu pengetahuan, keterampilan, serta pengabdian kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....