Kontigen Pramuka Belu Target Juara pada Ajang Jambore Daerah NTT Tahun 2026

  • 28 Jul 2026 16:18 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 saat ini tengah berlangsung di Bumi Perkemahan Fatubenar, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang sejak 27 Juli hingga 2 Agustus 2026 Kegiatan yang mempertemukan ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh kabupaten dan kota di NTT ini menjadi ajang pembinaan karakter, peningkatan keterampilan, serta pengembangan kreativitas generasi muda.

Pada kegiatan tersebut, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Belu mengirimkan sebanyak 77 orang kontingen yang terdiri atas peserta, pembina, pendamping, dan tim pendukung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 56 peserta merupakan Pramuka Penggalang, terdiri dari 23 Penggalang Putra dan 33 Penggalang Putri yang dibagi ke dalam empat regu putra dan empat regu putri untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan jambore.

Ketua Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Belu, Godefridus Zufri Ngampu, mengatakan seluruh peserta yang mewakili Kabupaten Belu merupakan Pramuka terbaik hasil seleksi yang dilakukan dari 22 sekolah di Kabupaten Belu.

Menurutnya, proses seleksi dilakukan secara bertahap guna memastikan peserta yang diberangkatkan memiliki kemampuan, disiplin, serta semangat kepramukaan yang baik sehingga mampu bersaing dengan kontingen dari daerah lain di Nusa Tenggara Timur.

"Seluruh peserta yang mengikuti Jamda merupakan hasil seleksi dari 22 sekolah di Kabupaten Belu. Mereka telah menjalani berbagai tahapan pembinaan dan latihan sehingga siap mengikuti seluruh agenda kegiatan yang telah disiapkan panitia," ujar Godefridus Kepada rri.co.id, Selasa, 28 Juli 2026

Selama pelaksanaan Jamda X NTT, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang mengusung tema "Terampil, Mandiri, Inovasi untuk Ketahanan Pangan." Tema tersebut menekankan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki keterampilan, kemandirian, kreativitas, serta mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.

Berbagai kegiatan yang diikuti para peserta meliputi demonstrasi teknik kepramukaan, pentas seni budaya, kegiatan wawasan kebangsaan, permainan edukatif, hingga sejumlah perlombaan yang menguji kemampuan, kerja sama, dan kreativitas para anggota Pramuka.

Salah satu perlombaan yang menjadi perhatian kontingen Belu adalah lomba pengolahan pangan lokal. Dalam lomba tersebut, kontingen Belu akan menampilkan inovasi mengolah ubi kukus menjadi sajian pangan lokal yang bernilai gizi, menarik, dan memiliki nilai ekonomi sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Godefridus Zufri Ngampu menjelaskan bahwa persiapan menghadapi lomba maupun seluruh kegiatan jambore telah dilakukan jauh sebelum keberangkatan ke Kota Kupang. Para peserta dibekali berbagai materi, latihan keterampilan kepramukaan, pembinaan karakter, hingga persiapan khusus untuk setiap mata lomba yang akan diikuti.

Sebagai Ketua Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Belu, ia mengaku optimistis seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Belu pada ajang Jamda X Nusa Tenggara Timur Tahun 2026.

"Kami optimistis dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan. Anak-anak sudah berlatih dengan sungguh-sungguh dan memiliki semangat yang tinggi. Target kami adalah memberikan penampilan terbaik di setiap kegiatan serta meraih prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Belu," ungkapnya.

Keikutsertaan kontingen Kabupaten Belu pada Jambore Daerah X NTT diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka se-Nusa Tenggara Timur, memperluas wawasan, meningkatkan jiwa kepemimpinan, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, kreatif, dan siap menjadi agen pembangunan di daerah masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....