BPN Belu Ikuti Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Konsolidasi Tanah TA 2026
- 27 Jul 2026 09:59 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kantor Pertanahan Kabupaten Belu melalui Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan mengikuti kegiatan Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan secara daring pada Kamis 23 Juli 2026.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Ia berharap setiap tahapan pelaksanaan dapat terus dikawal secara optimal, sehingga penyelenggaraan Konsolidasi Tanah Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Belu dapat terlaksana secara tertib, berkualitas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya penataan ruang yang berkelanjutan. (KM)
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penguatan pelaksanaan program konsolidasi tanah agar berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memenuhi target yang telah ditetapkan, yang menjadi perhatian serius pemerintah republik Indonesia untuk kepentingan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, diikuti perwakilan Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Anastasia Wolo yang memaparkan perkembangan pelaksanaan Konsolidasi Tanah di Kabupaten Belu yang menjadi perhatian serius dengan berbagai langkah strategis untuk kepentingan percepatan berbagai urusan pertanahan di Belu.
Dalam pemaparannya Anastasia Wolo menjelaskan hinggga saat ini, tahapan pengukuran dan pemetaan telah berhasil diselesaikan dengan capaian sebanyak 133 bidang tanah yang telah terukur, dengan hasil yang diperoleh saat ini tentunya target besar untuk berbagai program strategis nasional akan tercapai dengan baik.
“Tentunya masih banyak yang harus dicapai namun dengan terdapat 113 bidang tanah yang telah diukur, progres PSN berjalan dengan baik, dan program konsolidasi tanah telah berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujar Anastasia Wolo.
Lanjutnya capaian tersebut menjadi dasar penting dalam mendukung proses penataan bidang tanah sekaligus memastikan ketersediaan data spasial yang akurat untuk tahapan selanjutnya.
Lanjutnya capaian tersebut menjadi dasar penting dalam mendukung proses penataan bidang tanah sekaligus memastikan ketersediaan data spasial yang akurat untuk tahapan selanjutnya.
Selain memaparkan progres pengukuran dan pemetaan, Anastasia Wolo menyampaikan bahwa saat ini kegiatan masih berlanjut pada tahapan identifikasi subjek dan objek Konsolidasi Tanah sebanyak 51 bidang, menurutnya dengan identifikasi 51 bidang akan melengkapi capaian sebanyak 133 bidang tanah yang telah terukur dengan itu capaian konsolidasi tanah di Belu semakin tinggi.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Ia berharap setiap tahapan pelaksanaan dapat terus dikawal secara optimal, sehingga penyelenggaraan Konsolidasi Tanah Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Belu dapat terlaksana secara tertib, berkualitas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya penataan ruang yang berkelanjutan. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....