Bakti TNI AD untuk Rakyat Dandim TTU Letakan Batu Pertama Kapela ST Paulus
- 21 Jul 2026 20:04 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Negara hadir lewat TNI untuk memastikan masyarakat bisa beribadah dengan tenang, aman, dan nyaman di wilayah Perbatasan. Karena itu, Kodim 1618/TTU membangun sebuah Kapela dengan nama Santo Paulus, di Dusun Oelmuke, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara, yang berbatasan dengan negara Timor Leste khususnya di Citrana wilayah enklave Oecuse Ambenu. Pembangunan Kapela tersebut dilakukan pada Senin 21 Juli 2026.
Pembangunan Kapela tersebut merupakan, program Bakti TNI AD untuk Rakyat. Karena itu, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos hadir dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kapela Santo Paulus yang akan dibangun di atas lahan milik Pemerintah Desa Tasinifu dengan ukuran 8 x 20 meter. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Mutis, Kepala Desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Oelmuke yang menyambut penuh sukacita dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut.
| Baca juga: Acara Lepas Sambut Dandim Belu Penuh Haru |
Pada kesempatan itu, Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos. menyampaikan bahwa peletakan batu pertama merupakan awal dari komitmen bersama untuk menghadirkan rumah ibadah yang layak bagi masyarakat Dusun Oelmuke Desa Tasinifu. Menurutnya, pembangunan Kapela Santo Paulus menjadi salah satu sasaran Program Bakti TNI AD untuk Rakyat yang diharapkan dapat selesai paling lambat pada akhir Agustus 2026 sesuai target yang telah ditetapkan. Ia menekankan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar proses pembangunan dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Lebih jauh, Letkol Arm Heryanto mengajak Camat Mutis, pemerintah desa Tasinifu, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat untuk terus memelihara semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Ia menekankan bahwa kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan setiap sasaran Bakti TNI AD untuk Rakyat khususnya di wilayah Perbatasan.
"Dengan sinergi yang kokoh antara TNI dan masyarakat, maka pembangunan Kapela Santo Paulus diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat persaudaraan, pembinaan moral, dan simbol hadirnya negara dalam meningkatkan kualitas kehidupan iman masyarakat di wilayah yang berbatasan dengan negara Timor Leste maupun Kabupaten Kupang", ujar Letkol Arm Heryanto.
Ia menambahkan bahwa, lewat peletakan batu pertama tersebut Kodim 1618/TTU berkomitmen untuk terus hadir bersama rakyat, dan berkontribusi dalam pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat terutama rumah ibadah. Program Bakti TNI AD untuk Rakyat menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus tumbuh melalui karya, pengabdian, dan kepedulian yang diwujudkan dalam setiap langkah pembangunan demi terwujudnya wilayah perbatasan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing", kata mantan Dandim 1604 Kupang ini (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....